Harga Kentang Kerinci Jatuh, Petani Merugi Besar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi petani kentang (foto pexels)

ilustrasi petani kentang (foto pexels)

Sungai Penuh, iNBrita.com  – Musim panen kentang di Kabupaten Kerinci membuat para petani menghadapi tekanan besar. Alih-alih meraup keuntungan, banyak petani kini merugi karena harga jual kentang di tingkat petani menurun drastis dalam beberapa bulan terakhir.

Petani kini menjual kentang hanya sekitar Rp4.000 hingga Rp5.000 per kilogram. Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan beberapa bulan lalu, saat pedagang masih membeli kentang dengan harga Rp8.000 hingga Rp15.000 per kilogram, tergantung jenis dan ukuran. Penurunan harga ini membuat pendapatan petani menipis, sementara mereka tetap harus membayar biaya produksi, termasuk bibit, pupuk, dan tenaga kerja.

Ando, seorang petani kentang di Kerinci, menjelaskan bahwa terus menurun selama lima bulan terakhir. Ia menuturkan bahwa hasil penjualan saat ini bahkan tidak menutupi modal yang dikeluarkan.

“Lima bulan terakhir harga terus turun. Sekarang hasil penjualan tidak menutup biaya produksi,” kata Ando. Kondisi ini mendorong beberapa petani mempertimbangkan mengurangi lahan tanam kentang pada musim berikutnya karena risiko kerugian terlalu besar jika harga tetap rendah.

Petani menilai penurunan harga terjadi karena produksi kentang melimpah saat masa panen raya. Lonjakan pasokan membuat pedagang menekan harga di tingkat petani, sementara permintaan tidak bertambah sebanding dengan ketersediaan.

Petani berharap pemerintah daerah segera menstabilkan harga kentang. Mereka mengusulkan pemerintah membeli hasil panen langsung, memperluas akses pasar ke wilayah baru, atau menyediakan subsidi dan fasilitas penyimpanan. Dengan langkah tersebut, pemerintah dapat membantu menjaga harga tetap wajar dan memastikan pendapatan petani lebih stabil.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tingginya produksi tanpa mekanisme penyerapan pasar yang baik dapat menekan ekonomi petani, meskipun panen melimpah. Para petani kini mengandalkan intervensi pemerintah untuk mengembalikan keseimbangan antara pasokan dan harga di pasar.

(*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Pastikan Pelayanan Peserta PBI Setara dengan Mandiri
Polda Jambi Didesak Tuntaskan Dugaan Penipuan Ekskavator
Jasa Raharja Pastikan Hak Korban Tragedi Tol Pekanbaru-Dumai
Dua Pelajar Tewas Tenggelam Saat Liburan di Simalungun
Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci
Dedi Mulyadi Guyur Rp1 Miliar untuk Juara Persib Bandung
Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan
RSUD Mayjen Thalib Hadirkan Layanan Prioritas Rawat Jalan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:00 WIB

BPJS Pastikan Pelayanan Peserta PBI Setara dengan Mandiri

Senin, 27 Juli 2026 - 22:00 WIB

Polda Jambi Didesak Tuntaskan Dugaan Penipuan Ekskavator

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:00 WIB

Jasa Raharja Pastikan Hak Korban Tragedi Tol Pekanbaru-Dumai

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:00 WIB

Dua Pelajar Tewas Tenggelam Saat Liburan di Simalungun

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:00 WIB

Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci

Berita Terbaru

tabungan emas, Pegadaian, emas digital, investasi emas
Ilustrasi Tabungan Emas Pegadaian dengan batas pembelian maksimal 100 gram per hari.

Ekonomi

Maksimal Pembelian Tabungan Emas Pegadaian per Hari

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:00 WIB

tabungan emas, Pegadaian, emas digital, investasi emas
Ilustrasi Tabungan Emas Pegadaian dengan batas pembelian maksimal 100 gram per hari.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:00 WIB

Foto: Portal resmi ASN Digital BKN. (ASN Digital BKN)

Nasional

Cara Login ASN Digital BKN Terbaru dan Aktivasi MFA

Rabu, 23 Sep 2026 - 02:00 WIB

Foto ilustrasi: Pergerakan IHSG dan saham perbankan yang melemah di tengah penantian keputusan suku bunga Bank Indonesia. (AI)

Ekonomi

IHSG Melemah, Investor Tunggu Keputusan BI Besok

Rabu, 23 Sep 2026 - 01:00 WIB

Pembagian  masker kepada siswa SMAN 1 Solsel.

Kesehatan

Kolaborasi Peduli Kesehatan, Ribuan Masker untuk SMAN 1 Solsel

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:00 WIB