Sungai Penuh , iNBrita.com — Hari Antikorupsi Sedunia 2025, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, menyampaikan komitmen untuk terus mendukung upaya pemberantasan korupsi. Ia menegaskan pentingnya membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas di semua sektor.
Hutri Randa mengatakan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia harus menjadi momentum refleksi bersama. Ia mengajak seluruh penyelenggara pemerintahan meningkatkan integritas dalam setiap kebijakan dan program pembangunan. Menurutnya, praktik korupsi masih menjadi tantangan serius yang menghambat kemajuan daerah serta merugikan masyarakat.
Mengusung tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”, Hutri Randa mengajak pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, dan masyarakat memperkuat sinergi. Ia menilai pemberantasan korupsi membutuhkan kerja bersama dan komitmen berkelanjutan. Semua pihak harus berperan aktif dalam pencegahan dan pengawasan.
Ia juga menegaskan peran DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan. DPRD, kata dia, akan terus mendorong transparansi anggaran dan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah. Langkah tersebut penting untuk memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan publik.
Selain itu, Hutri Randa mengajak masyarakat membangun budaya antikorupsi sejak dini. Ia menekankan peran pendidikan, keluarga, dan lingkungan sosial dalam menanamkan nilai kejujuran. Kesadaran kolektif, menurutnya, menjadi benteng utama untuk mencegah penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang.
Hutri Randa juga mendorong masyarakat berani melaporkan dugaan pelanggaran. Partisipasi publik, kata dia, sangat membantu menciptakan pemerintahan yang terbuka dan bertanggung jawab. Pengawasan yang kuat akan mempersempit ruang bagi praktik korupsi.
Menutup pernyataannya, Hutri Randa berharap semangat Hari Antikorupsi Sedunia 2025 mampu memperkuat tekad bersama. Ia optimistis Kota Sungai Penuh dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih. Upaya tersebut diharapkan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 dari daerah.
(eni)












