Jakarta, iNBrita.com – Masyarakat desa terus meningkatkan kebutuhan hidupnya, sehingga membuka peluang besar bagi berbagai usaha rumahan, termasuk usaha di depan rumah yang bisa beroperasi 24 jam. Jenis usaha ini memberi fleksibilitas bagi pemilik sekaligus membantu warga memenuhi kebutuhan mendesak di luar jam operasional normal. Dengan memanfaatkan area depan rumah, pelaku usaha kecil di desa dapat menciptakan sumber penghasilan yang menjanjikan.
Operasional 24 jam menjadi nilai tambah karena akses toko atau fasilitas umum di desa masih terbatas, terutama pada malam hari. Kehadiran usaha yang selalu siap melayani sangat membantu masyarakat, mulai dari kebutuhan bahan pokok hingga layanan digital. Karena itu, pelaku usaha perlu memilih jenis usaha yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan agar bisnis bisa berkembang dan bertahan dalam jangka panjang.
Berikut tujuh usaha depan rumah yang berpotensi sukses jika dijalankan 24 jam di desa, dirangkum Liputan6.com pada Jumat (15/5/2026):
1. Warung Kelontong atau Toko Sembako 24 Jam
Warung kelontong menjadi fondasi perekonomian desa karena menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari. Pemilik usaha menjual beras, minyak goreng, gula, kopi, mie instan, sabun, dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. Jika beroperasi 24 jam, warung ini dapat membantu warga yang membutuhkan barang secara mendadak di luar jam normal.
Pelaku usaha dapat mengatur jadwal jaga secara bergantian dengan anggota keluarga atau menyediakan layanan panggilan saat darurat. Dengan manajemen stok yang baik dan harga bersaing, warung kelontong mampu menghasilkan keuntungan sekitar 10–20% dari omzet.
2. Depot Air Minum Isi Ulang (Self-Service)
Pemilik usaha depot air minum menyediakan air bersih dengan harga terjangkau melalui sistem isi ulang mandiri. Pelanggan bisa mengisi galon kapan saja menggunakan koin atau pembayaran digital tanpa harus menunggu penjaga.
Kebutuhan air bersih yang tinggi membuat usaha ini sangat relevan di desa. Dengan biaya produksi yang rendah dan penjualan stabil, depot air isi ulang dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar dan berkelanjutan.
3. Jual Bensin Eceran
Pelaku usaha menjual bensin eceran di depan rumah untuk membantu pengendara yang kehabisan bahan bakar, terutama saat malam hari atau jauh dari SPBU. Mereka bisa menyediakan bensin dalam botol atau menggunakan dispenser mini.
Meskipun margin per liter kecil, penjual tetap bisa meraih keuntungan dari tingginya permintaan, terutama dalam kondisi darurat. Namun, pemilik usaha harus tetap memperhatikan aspek keamanan dan perizinan.
4. Jasa Isi Ulang Pulsa, Paket Data, dan Token Listrik
Pelaku usaha dapat menyediakan layanan isi ulang pulsa, paket data, dan token listrik selama 24 jam melalui aplikasi di smartphone. Mereka bisa melayani pelanggan kapan saja dengan sistem pembayaran transfer atau tunai.
Meskipun keuntungan per transaksi kecil, volume transaksi yang tinggi mampu menghasilkan pendapatan yang signifikan. Pelayanan cepat dan responsif akan membantu membangun pelanggan setia.
5. Laundry Kiloan (Drop-off atau Self-Service)
Pemilik usaha laundry menawarkan jasa cuci pakaian dengan sistem kiloan. Mereka bisa menerapkan sistem drop-off mandiri menggunakan loker atau menyediakan mesin cuci koin agar pelanggan bisa mencuci kapan saja.
Dengan layanan yang bersih, cepat, dan harga terjangkau, usaha ini dapat menarik banyak pelanggan. Tambahan layanan seperti setrika atau antar-jemput dapat meningkatkan pendapatan.
6. Homestay atau Penginapan Sederhana
Pemilik rumah dapat menyewakan kamar sebagai homestay untuk wisatawan atau pendatang. Usaha ini mendukung perkembangan pariwisata desa dan memberikan pengalaman menginap yang lebih autentik.
Operasional 24 jam penting karena tamu bisa datang kapan saja. Dengan pelayanan ramah dan promosi yang tepat, homestay dapat menjadi sumber penghasilan pasif yang cukup besar.
7. Warung Makan atau Kopi dengan Layanan Pesan Antar
Pelaku usaha dapat menjual makanan ringan, minuman kopi, atau makanan siap saji di depan rumah. Mereka bisa menerapkan sistem pesan antar atau on-call untuk melayani pelanggan di malam hari.
Dengan menu sederhana, pelayanan cepat, dan harga terjangkau, usaha ini berpotensi menghasilkan keuntungan tinggi. Layanan antar juga membantu memperluas jangkauan pasar.
(VVR*)









