Hentikan Gula, Tubuh Langsung Mengalami Banyak Perubahan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/MichellePatrickPhotographyLLC

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/MichellePatrickPhotographyLLC

Jakarta , iNBrita.com —  Simulasi di kanal YouTube Untold Healing menunjukkan bahwa tubuh mengalami berbagai perubahan fisik dan mental ketika seseorang menghentikan konsumsi gula.

Pada dua hari pertama, tubuh mengalami fase paling berat. Keinginan makan meningkat, sakit kepala muncul, suasana hati berubah, dan tubuh menjadi lebih lelah. Gejala ini menandai bahwa tubuh mulai menyesuaikan diri dengan rendahnya asupan gula.

Memasuki hari ketiga dan keempat, energi menjadi lebih stabil. Banyak orang melaporkan bahwa rasa “kabut” di kepala menghilang dan kantuk di sore hari berkurang.

Pada hari kelima hingga ketujuh, tubuh menunjukkan perubahan fisik yang lebih jelas. Kulit tampak lebih bersih, jerawat berkurang, wajah mengempis, dan kualitas tidur meningkat. Keinginan terhadap makanan manis pun menurun secara bertahap.

Simulasi tersebut juga mengungkap bahwa rata-rata orang mengonsumsi hingga 17 sendok teh gula tambahan per hari, angka yang melampaui batas rekomendasi.

Menurut pusat rehabilitasi Addiction Help, gula memengaruhi kimia otak dengan merangsang produksi dopamin, sehingga menciptakan rasa nyaman dan potensi ketergantungan. Ketika seseorang mengurangi asupan gula, tubuh biasanya mengeluarkan reaksi seperti sakit kepala, mual, mudah marah, cemas, serta perubahan suasana hati.

Para ahli menyarankan agar masyarakat mengurangi gula secara bertahap jika berhenti total terasa berat. Pendekatan bertahap dinilai lebih efektif untuk membangun pola makan rendah gula secara konsisten.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?
Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya
Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya
Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada
Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

Pawai MTQ ke-55 Jambi dan 150 Tenant UMKM. Foto: Kominfo Jambi

Uncategorized

MTQ Jambi 2026 Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis UMKM

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:00 WIB

 Ilustrasi prakiraan cuaca di wilayah Provinsi Jambi.

Jambi

Prakiraan Cuaca Jambi 2 November 2026, Waspada Hujan

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:00 WIB

Ketua DWP Kota Sungai Penuh, Ny. Winda Rahayu Alpian, mempromosikan produk kerajinan unggulan daerah pada Bazar MTQ Provinsi Jambi.

SUNGAI PENUH

Bazar MTQ Jambi Jadi Ajang Promosi UMKM Sungai Penuh

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:00 WIB

Daftar harga emas perhiasan Raja Emas dan Laku Emas terbaru berdasarkan kadar karat.(Foto : Arun SANKAR / AFP)

Ekonomi

Harga Emas Perhiasan Raja Emas dan Laku Emas

Minggu, 1 Nov 2026 - 18:00 WIB