Food Noise Dorongan Otak yang Memicu Keinginan Makan

Food Noise Dorongan Otak yang Memicu Keinginan Makan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lustrasi orang makan meski sudah kenyang akibat food noise.( foto freepik)

lustrasi orang makan meski sudah kenyang akibat food noise.( foto freepik)

Apa itu food noise?

Jakarta, iNBrita.com — Pernah merasa sudah kenyang, tetapi pikiran masih terus “berisik” soal makanan? Misalnya, tiba-tiba ingin membuka aplikasi pesan makanan. Lalu tanpa sadar kamu scroll video kuliner. Bahkan, kamu bisa memikirkan makan malam padahal baru saja selesai makan.

Fenomena ini disebut “food noise” atau “kebisingan makanan”. Menurut Harvard Health (2025), food noise adalah kondisi ketika seseorang terus memikirkan makanan yang sebenarnya tidak diinginkan. Kondisi ini bisa mengganggu secara mental, sosial, maupun fisik.

Penyebab food noise menurut ahli

Dokter spesialis gizi klinik dr. Iflan Nauval, M.ScIH, SpGK, Subsp.KM, SpKKLP, AIFO-K menjelaskan bahwa food noise sering terjadi pada orang dengan obesitas. Kondisi ini juga sering muncul saat seseorang sedang diet.

Baca Juga :  Kebiasaan Pagi yang Merusak Mood dan Produktivitas Kerja

Namun, ia menegaskan bahwa masalah ini tidak hanya soal disiplin.

“Banyak orang dengan obesitas sudah berusaha keras. Tetapi mereka tetap kesulitan. Tantangannya bukan hanya kemauan, melainkan juga faktor biologis tubuh.

Peran otak dan dopamin

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa otak punya peran besar dalam food noise. Sistem dopamin mengatur rasa senang dan dorongan makan.

“Nah, dopamin ini perlu dikendalikan. Jika bisa diatur, maka food noise juga bisa berkurang. Akhirnya, tidak mengganggu aktivitas sehari-hari,” katanya.

Pengaruh lingkungan dan media

Di sisi lain, paparan makanan dari media sosial juga bisa memicu food noise. Gambar dan video makanan dapat memunculkan keinginan makan, meskipun tubuh sudah kenyang.

Baca Juga :  Polisi Bersihkan Masjid SMAN 72 Pascainsiden Ledakan

Selain itu, aroma makanan juga memperkuat dorongan tersebut.

“Melihat makanan di layar saja bisa memicu keinginan makan. Apalagi jika ada aroma, efeknya jadi lebih kuat. Ini juga bagian dari strategi pemasaran,” ujarnya.

Pendekatan medis untuk mengurangi food noise

Sebagai tambahan, dunia medis kini mengembangkan terapi GLP-1 receptor agonist (GLP-1 RA). Terapi ini bekerja pada sistem otak yang mengatur lapar dan kenyang.

Terapi ini membantu menurunkan rasa lapar. Selain itu, terapi juga mengurangi keinginan makan. Rasa kenyang pun meningkat secara klinis.

Food noise bukan sekadar lapar mata. Kondisi ini muncul dari gabungan faktor otak, hormon, dan lingkungan. Semua faktor itu saling memengaruhi perilaku makan seseorang.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:00 WIB

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Berita Terbaru

Wako Alfin saat mengikuti penanaman bawang putih serentak di Kayu Aro.

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dukung Swasembada Bawang Putih Nasional

Rabu, 19 Agu 2026 - 18:00 WIB

Wawako Azhar Hamzah menerima penghargaan IRH 2026.

SUNGAI PENUH

Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 15:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa menyampaikan ucapan selamat kepada H. Nuzran Joher atas terpilihnya sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Ucapkan Selamat kepada Nuzran Joher

Rabu, 19 Agu 2026 - 12:00 WIB

Ilustrasi guru PPPK yang menjalankan tugas dan mengabdi untuk pendidikan Indonesia.(Foto : Ilustrasi AI)

Nasional

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Ini Aturan Terbarunya

Rabu, 19 Agu 2026 - 09:00 WIB

Hutri Randa menghadiri resepsi HUT ke-81 RI, Senin (17/08).

SUNGAI PENUH

Hutri Randa Hadiri Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:00 WIB