Herman Mukhtar: Bersatu Kunci Jika Ingin Walikota Dari 3 D

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Agustus 2024 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Foto : H. Herman Muchtar, SE, MM

INBRITA.COM –  H. Herman Muchtar, SE, MM putra asal Kota  Sungai Penuh yang sekarang sudah menjadi pengusaha sukses diluar daerah memberikan komentarnya terkait pemilihan calon Walikota Sungai penuh pada 27 November 2024.

Pengalaman beliau pernah mencalonkan diri sebagai Calon walikota pada tahun pada tahun 2015 menjadi catatan sejarah ,bahwa kunci kesuksesan adalah kebersamaan serta menyatukan tekad satu suara.

Herman Mukhtar menegaskan, masyarakat harus paham ,dan harus menjadi pemilih yang cerdas,Memahami profil, visi, misi, dan rekam jejak calon atau partai yang akan dipilih.serta mampu membuat keputusan berdasarkan penilaian pribadi dan bukan karena tekanan dari pihak lain.

“Pengalaman saya saat mencalonkan diri pada tahun 2015, saya maju menjadi calon walikota berpasangan dengan Nuzran joher,Feri Satria  maju bersama Buzarman,dan Asafri Jaya Bakri dengan Zulhemi,dan akhirnya apa… dikarenakan terpecah belah suara dari 3 Dusun akhirnya yang terpilih menjadi walikota adalah AJB”, ungkap  Herman Mukhtar.

Kalau berbicara kontek dari 3 Dusun tentu  kita tau keinginan mulia dari pada H Fauzi Siin adalah bagaimana  masyarakat Kota Sungai penuh ini bisa dipimpin oleh pigur yang mewakili 3 Dusun ini ( Sungai Penuh, Pondok Tinggi,Dusun Baru )

Baca Juga :  JK dan Gubernur Jambi Siap Bantu Pembangunan GIC KAHMI-HMI Kerinci Sungai Penuh

Tapi jika  berbicara secara keseluruhan siapapun bisa menjadi Walikota Sungai penuh yang penting dia punya kapasitas,pengalaman dengan track record yang terbukti,mamahami potensi,kondisi,masalah dan mampu mencari SOLUSI untuk kemajuan Kota Sungai Penuh yang mampu Serta bisa Berkolaborasi dengan Kabupaten Kerinci dan mau menerima Komunikasi dengan tokoh yang ada di Kerinci dan Sungai Penuh.

“Kepemimpinan harus kuat dengan Visi dan Misi yang jelas dan terarah.Semua calon sudah ada yang datang ke Bandung dan ada juga yang melalui telpon,tapi saya belum ada memberikan  dukungan  tapi hanya harapan kalau seandainya ada Wakil dari  3 Dusun tentu harus mampu menghadapi pemilih   yang tidak  gampang untuk diarahkan berdasarkan pengalaman yang pernah dilalui”,ujar Herman Mukhtar

Herman Mukhtar berharap, jadilah pemilih yang tau memilih pemimpin dengan  cerdas pada Pemilu 2024 ini,untuk kemajuan daerahnya yang berintegritas Jujur, adil, dan konsisten dalam tindakan dan perkataan.

Sudah sangat lama masyarakat mendambakan lahir pemimpin dari 3 D ,tapi dikarenakan sikap arogan, egois,tidak ada yang mengalah, sehingga sampai detik ini kita tetap saja menjadi wakil,dimana  wewenang untuk  wakil itu terbatas terbatas,ketergantungan pada Walikota sehingga kesuksesan dan kinerja wakil walikota sering kali bergantung pada hubungan dan kerjasama dengan walikota. Jika hubungan tersebut tidak harmonis, hal ini dapat menghambat efektivitas kerja.

Baca Juga :  Guru Jambi Gagal Umrah Diduga Tertipu Travel Upro

Akankah pesta demokrasi November 2024 ini akan melahirkan pemimpin baru dari 3 D, menjadi orang no 1 atau no 2,Herman Mukhtar meminta jadilah pemilih yang cerdas.

“Untuk bisa mengusung  Walikota dari 3 D harus bersatu, jangan lagi ada yang berebut untuk maju, pengalaman sudah membuktikan,satu kan tekad untuk bisa “,tutup Herman Mukhtar

Sementara DPT H.Armen Sabri Tokoh adat dan Tokoh masyarakat Sungai Penuh juga menegaskan siapa pun calon Walikota,dia tetap akan menempat kan porsi pembangunan dalam wilayah  Depati  7.Ini menunjukkan pentingnya konsistensi dalam kebijakan pembangunan di wilayah Depati 7 untuk kedepannya.

Tetapi jika kita berbicara secara kedekatan  emosional tentu kita akan memilih orang kita yang akan maju menjadi Walikota Sungai Penuh,ujar DPT H.Armen Sabri.

(Es)

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Guyur Rp1 Miliar untuk Juara Persib Bandung
Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan
RSUD Mayjen Thalib Hadirkan Layanan Prioritas Rawat Jalan
Satpam Medan Dibegal, Ditembak Peluru Masih Bersarang
Pria dari Jawa Pingsan Bawa Uang Mainan Rp230 Juta
Perjuangan Painah, Penjual Daun Pisang Menuju Tanah Suci
Guru Jambi Gagal Umrah Diduga Tertipu Travel Upro
Polisi Tangkap Komplotan Perampok Gudang Smelter Timah
Berita ini 750 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:00 WIB

Dedi Mulyadi Guyur Rp1 Miliar untuk Juara Persib Bandung

Senin, 25 Mei 2026 - 17:00 WIB

Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:00 WIB

RSUD Mayjen Thalib Hadirkan Layanan Prioritas Rawat Jalan

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00 WIB

Satpam Medan Dibegal, Ditembak Peluru Masih Bersarang

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:00 WIB

Pria dari Jawa Pingsan Bawa Uang Mainan Rp230 Juta

Berita Terbaru

Foto: Gardu Induk 150 kV Margakarya di KIIC, Karawang, yang mendukung pasokan listrik untuk pusat data Microsoft. (Dok. PLN)

Ekonomi

Dolar AS Naik, Nasib Tarif Listrik Jadi Sorotan

Jumat, 5 Jun 2026 - 10:00 WIB

Aplikasi penghasil uang.

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang dari Game yang Sedang Populer

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:00 WIB

Honda Brio dan Toyota Agya menjadi pilihan hatchback populer untuk kebutuhan harian di Indonesia.(Gambar dibuat oleh Claude AI)

Teknologi

Honda Brio vs Toyota Agya Pilih Terbaik

Jumat, 5 Jun 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi pengisian BBM dengan campuran bioetanol 5 persen di SPBU sebagai bagian dari kebijakan ESDM (Foto: Pertamina)

Ekonomi

ESDM Wajibkan Bioetanol 5 Persen di SPBU

Jumat, 5 Jun 2026 - 05:00 WIB

Ilustrasi Imam Al Ghazali. Foto: Ilustrasi: Fauzan Kamil

Khasanah

Kisah Imam Al-Ghazali Tokoh Islam Berpengaruh Sepanjang Masa

Jumat, 5 Jun 2026 - 04:00 WIB