Jakarta, iNBrita.com – Gaya hidup modern yang serba cepat sering membuat orang mengabaikan pola makan dan kebiasaan sehat. Banyak orang makan terburu-buru, minum kopi berlebihan, hingga jarang berolahraga. Tanpa disadari, kebiasaan tersebut dapat memicu Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), gangguan pencernaan kronis yang terjadi saat asam lambung naik ke kerongkongan.
Sebagian orang masih menganggap GERD sebagai maag biasa. Padahal, jika dibiarkan tanpa penanganan, penyakit ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan meningkatkan risiko komplikasi kesehatan yang lebih serius di kemudian hari.
Kebiasaan Sepele yang Picu Asam Lambung Naik
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele justru berperan besar dalam memicu kambuhnya asam lambung. Mengutip Medical News Today, berikut beberapa kebiasaan yang paling sering memicu GERD.
Merokok Melemahkan Katup Lambung
Merokok menjadi salah satu faktor risiko utama GERD. Orang yang mengisap lebih dari 20 batang rokok per hari memiliki risiko GERD yang jauh lebih tinggi. Risiko tersebut meningkat hingga 37 persen pada wanita dan 53 persen pada pria. Zat kimia dalam rokok melemahkan katup lambung sehingga asam mudah naik ke kerongkongan. Kabar baiknya, berhenti merokok terbukti mampu mengurangi gejala GERD dan memperbaiki kualitas hidup penderita.
Konsumsi Kopi Berlebih Picu Keluhan
Kopi juga sering memicu keluhan asam lambung. Sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi kopi dengan meningkatnya gejala GERD. Meski para ahli masih meneliti peran kafein secara pasti, kopi dapat memperburuk kondisi pada orang yang sensitif. Setiap orang memiliki reaksi berbeda, sehingga penting mengenali batas tubuh masing-masing.
Makan Malam Terlalu Larut Tingkatkan Risiko
Makan dalam porsi besar pada malam hari atau makan menjelang tidur dapat meningkatkan risiko GERD hingga 20 persen. Lambung harus bekerja keras saat tubuh seharusnya beristirahat. Para ahli menyarankan untuk mengatur waktu makan terakhir minimal dua hingga tiga jam sebelum tidur agar pencernaan berjalan optimal.
Aktivitas Fisik yang Tidak Tepat
Aktivitas berat seperti mengangkat beban dapat menekan perut dan mendorong asam lambung naik. Berolahraga terlalu dekat dengan waktu makan juga dapat mengganggu proses pencernaan. Sebaliknya, jarang bergerak atau tidak berolahraga sama sekali juga meningkatkan risiko GERD. Aktivitas fisik ringan dan teratur justru membantu menjaga kesehatan pencernaan.
Ubah Pola Hidup untuk Cegah GERD
Dengan mengubah kebiasaan sehari-hari menjadi lebih sehat, risiko GERD dapat ditekan secara signifikan. Mengatur pola makan, berhenti merokok, membatasi kopi, dan rutin bergerak dapat membantu menjaga kesehatan lambung dalam jangka panjang.
(Tim*)














