Kebiasaan Malam Hari yang Diam-Diam Merusak Ginjal

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ginjal digital yang menggambarkan pentingnya menjaga kesehatan fungsi ginjal.

Ilustrasi ginjal digital yang menggambarkan pentingnya menjaga kesehatan fungsi ginjal.

Jakarta, iNBrita.comGinjal memiliki peran penting untuk menyaring racun, menjaga keseimbangan cairan, dan mengatur tekanan darah. Namun, beberapa kebiasaan malam hari tanpa disadari bisa memberi beban tambahan pada ginjal. Jika dibiarkan, kebiasaan ini dapat menurunkan fungsi ginjal dalam jangka panjang dan menurunkan kualitas hidup.

Dikutip dari Times of India, berikut kebiasaan malam yang diam-diam dapat merusak ginjal:

1. Menahan Kencing Semalaman

Banyak orang terbangun di malam hari karena ingin buang air kecil. Namun, sebagian memilih kembali tidur dan menahan kencing.
Kebiasaan menahan urine secara terus-menerus meningkatkan tekanan pada kandung kemih dan memicu infeksi saluran kemih. Jika berlangsung lama, kondisi ini dapat merusak ginjal.

Baca Juga :  Kasus Kanker Ginjal Global Diprediksi Naik Tajam 2050

2. Tidur dalam Keadaan Haus

Minum air sebelum tidur sebenarnya tidak berbahaya. Anggapan bahwa minum air di malam hari merusak ginjal adalah mitos.
Rasa haus sebelum tidur biasanya muncul karena tubuh mulai dehidrasi. Jika tubuh sering mengalami dehidrasi, seseorang bisa mengalami azotemia pra-ginjal, yaitu cedera ginjal akut yang dapat berkembang menjadi penyakit ginjal kronis (PGK).

3. Makan Tinggi Protein

Menurut ahli nefrologi Frita McRae Fisher, MD (Midtown Nephrology), makan makanan berprotein tinggi sebelum tidur dapat memberi tekanan berlebih pada ginjal.
Risikonya meningkat pada orang yang sudah mengidap PGK atau memiliki faktor risiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit ginjal polikistik.

Baca Juga :  6 Buah Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Ginjal Anda

4. Makan Tinggi Natrium

Sama seperti protein tinggi, konsumsi makanan tinggi garam sebelum tidur juga dapat membebani ginjal.
Saat seseorang makan garam berlebihan, tubuh menahan lebih banyak air di pembuluh darah sehingga tekanan darah meningkat. Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko terbesar kedua untuk penyakit ginjal kronis.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada Lupus Penyakit Seribu Wajah yang Mematikan
WHO Darurat Ebola, Indonesia Perketat Pengawasan Nasional
Cara Alami Turunkan Kolesterol dengan Pola Hidup Sehat
Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Stroke dan Penyakit Kronis
Suplemen Vitamin D Terbaik untuk Imunitas Tubuh
Bahaya Jadwal Tidur Tidak Teratur bagi Jantung
Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha
Skincare Viral Tidak Selalu Aman Bagi Kulit
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:00 WIB

Waspada Lupus Penyakit Seribu Wajah yang Mematikan

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:00 WIB

WHO Darurat Ebola, Indonesia Perketat Pengawasan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:00 WIB

Cara Alami Turunkan Kolesterol dengan Pola Hidup Sehat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Stroke dan Penyakit Kronis

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Suplemen Vitamin D Terbaik untuk Imunitas Tubuh

Berita Terbaru

Tim Indonesia di IFA7 World Championship 2026. (Foto: dok. IFA7)

Internasional

Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026

Selasa, 2 Jun 2026 - 01:00 WIB

Rumah di lahan bekas sawah dengan tanah lembek yang memerlukan pondasi kuat. ( Foto Pexsels)

Pendidikan

Tips Aman Bangun Rumah di Lahan Sawah

Senin, 1 Jun 2026 - 23:00 WIB

Bupati Monadi mengapresiasi rampungnya tender RSUD Kerinci Rp137,5 miliar untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. ( Foto Kominfo)

KERINCI

Monadi Apresiasi Tender RSUD Kerinci Rp137,5 M Rampung

Senin, 1 Jun 2026 - 22:00 WIB

Ilustrasi Lupus Nefritis(Shutterstock/Mamat Suryadi)

Kesehatan

Waspada Lupus Penyakit Seribu Wajah yang Mematikan

Senin, 1 Jun 2026 - 21:00 WIB

Penampakan Honda Super One EV saat menjalani uji jalan di Indonesia sebelum peluncuran resmi.(Foto: Septian Farhan/detikcom)

Teknologi

Honda Super One EV Sudah Bisa Dipesan

Senin, 1 Jun 2026 - 20:00 WIB