Home / Kesehatan

Minggu, 30 November 2025 - 10:29 WIB

Kebiasaan Malam Hari yang Diam-Diam Merusak Ginjal

Ilustrasi ginjal digital yang menggambarkan pentingnya menjaga kesehatan fungsi ginjal.

Ilustrasi ginjal digital yang menggambarkan pentingnya menjaga kesehatan fungsi ginjal.

Jakarta, iNBrita.comGinjal memiliki peran penting untuk menyaring racun, menjaga keseimbangan cairan, dan mengatur tekanan darah. Namun, beberapa kebiasaan malam hari tanpa disadari bisa memberi beban tambahan pada ginjal. Jika dibiarkan, kebiasaan ini dapat menurunkan fungsi ginjal dalam jangka panjang dan menurunkan kualitas hidup.

Dikutip dari Times of India, berikut kebiasaan malam yang diam-diam dapat merusak ginjal:

1. Menahan Kencing Semalaman

Banyak orang terbangun di malam hari karena ingin buang air kecil. Namun, sebagian memilih kembali tidur dan menahan kencing.
Kebiasaan menahan urine secara terus-menerus meningkatkan tekanan pada kandung kemih dan memicu infeksi saluran kemih. Jika berlangsung lama, kondisi ini dapat merusak ginjal.

Baca juga :   Alasan Orang Jepang Tidur di Lantai Futon

2. Tidur dalam Keadaan Haus

Minum air sebelum tidur sebenarnya tidak berbahaya. Anggapan bahwa minum air di malam hari merusak ginjal adalah mitos.
Rasa haus sebelum tidur biasanya muncul karena tubuh mulai dehidrasi. Jika tubuh sering mengalami dehidrasi, seseorang bisa mengalami azotemia pra-ginjal, yaitu cedera ginjal akut yang dapat berkembang menjadi penyakit ginjal kronis (PGK).

3. Makan Tinggi Protein

Menurut ahli nefrologi Frita McRae Fisher, MD (Midtown Nephrology), makan makanan berprotein tinggi sebelum tidur dapat memberi tekanan berlebih pada ginjal.
Risikonya meningkat pada orang yang sudah mengidap PGK atau memiliki faktor risiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit ginjal polikistik.

Baca juga :   Kemenkes Ungkap Tips Cegah Tumbang Saat Cuaca Panas

4. Makan Tinggi Natrium

Sama seperti protein tinggi, konsumsi makanan tinggi garam sebelum tidur juga dapat membebani ginjal.
Saat seseorang makan garam berlebihan, tubuh menahan lebih banyak air di pembuluh darah sehingga tekanan darah meningkat. Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko terbesar kedua untuk penyakit ginjal kronis.

(VVR*)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ilustrasi berjalan kaki sehat di area hijau, menekankan aktivitas fisik ringan yang rutin.

Kesehatan

Manfaat Jalan Kaki Ala Jepang Untuk Tubuh Sehat
Pria asal China tersenyum setelah mengaku batu ginjalnya keluar usai menaiki roller coaster di Universal Studio Osaka, Jepang.

Kesehatan

Naik Roller Coaster, Pria China Sembuh Batu Ginjal
Wanita berjalan santai di taman pagi hari menjaga kesehatan dengan 7.000 langkah per hari.

Kesehatan

Cukup 7.000 Langkah Sehari untuk Tubuh Lebih Sehat
Orang duduk sambil memegang kepala karena stres di tempat kerja

Kesehatan

Tanda dan Dampak Stres Berlebih pada Tubuh Manusia
Bupati Monadi bersama Forkopimda menghadiri peresmian pelayanan RSU Kabupaten Kerinci dan RSU Bukit Kerman.

Kesehatan

RSUD Kerinci Resmi Dioperasikan untuk Layani Masyarakat

Kesehatan

Rujukan Berbasis Kompetensi Tidak Batasi Akses Darurat
Banjir dan tanah longsor melanda permukiman di Sumatera, terlihat rumah rusak dan jalan terendam lumpur.

Kesehatan

Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan Terdampak Bencana
Perempuan memakai masker dan selimut sambil memegang cangkir minuman hangat di sofa.

Kesehatan

Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh