Washington , iNBrita.com — Kongres Amerika Serikat akan memeriksa Ghislaine Maxwell, terpidana kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein, pada Senin (9/2). Pemeriksaan ini bertujuan mengungkap jaringan tokoh berpengaruh yang terlibat dalam skandal Epstein.
Kongres Gelar Pemeriksaan Tertutup
Mengutip AFP, Maxwell akan memberikan keterangan melalui sambungan video dari penjara. Ia saat ini menjalani hukuman 20 tahun penjara karena memperdagangkan anak-anak perempuan kepada Epstein.
Komite Pengawasan DPR AS memimpin sesi tanya jawab tersebut. Kongres memutuskan menggelar pemeriksaan secara tertutup.
DPR Selidiki Hubungan Epstein dengan Elite
Pemeriksaan ini muncul setelah publikasi jutaan halaman dokumen Epstein pada akhir Januari. Publikasi itu menyeret banyak nama besar dari dunia politik dan bisnis.
Sejumlah tokoh memilih mundur setelah publik mengetahui hubungan mereka dengan Epstein.
Komite Pengawasan DPR AS, yang kini dikuasai Partai Republik, menyelidiki hubungan Epstein dengan para tokoh berpengaruh. Komite juga menelusuri cara aparat menangani kejahatan Epstein selama bertahun-tahun.
Maxwell Pilih Gunakan Hak Konstitusi
Maxwell kemungkinan besar akan menolak menjawab sebagian besar pertanyaan karena ia berencana menggunakan hak Amandemen Kelima Konstitusi AS agar tidak memberikan keterangan yang memberatkan dirinya.
Tim kuasa hukum Maxwell meminta Kongres memberikan kekebalan hukum. Namun para anggota parlemen menolak permintaan tersebut.
Kronologi Kasus Epstein
Pengadilan menyatakan Epstein bersalah pada 2008 dalam kasus prostitusi anak di bawah umur. Hakim hanya menjatuhkan hukuman ringan dan membebaskannya pada 2009.
Aparat kembali menangkap Epstein pada 2019 atas tuduhan perdagangan seks anak. Epstein kemudian meninggal di sel tahanan New York sebelum sidang dimulai. Otoritas menyimpulkan kematian itu sebagai bunuh diri, tetapi publik terus mempertanyakan hasil penyelidikan tersebut.
Isu Politik dan Nama Trump
Jaringan Epstein yang melibatkan elite global memicu dampak politik luas di berbagai negara.
Meski Kongres menggelar pemeriksaan tertutup, anggota DPR dari Partai Demokrat, Ro Khanna, menyiapkan sejumlah pertanyaan. Ia akan menyinggung hubungan Epstein dan Maxwell dengan Presiden Donald Trump.
Khanna akan menanyai empat orang yang diduga menjadi rekan konspirator dan menyoroti puluhan pria lain yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di pulau milik Epstein.
Hingga kini, otoritas belum memanggil Trump untuk bersaksi. Aparat penegak hukum juga belum menuduhnya melakukan pelanggaran pidana terkait kasus Epstein.














