Home / Daerah

Rabu, 6 Desember 2023 - 15:47 WIB

Lambang Kota Sungai Penuh Diinjak-injak, Pelecehan Luar Biasa Terhadap Agama, Adat Istiadat dan Budaya

Sungai penuh, inbrita.com – Lambang Kota Sungai Penuh merupakan simbol budaya dan kearifan lokal yang melekat pada setiap masyarakat yang menjunjung tinggi adat istiadat dan keimanan pada sang pencipta Allah SWT.

Setiap gambar pada lambang Kota Sungai Penuh mengandung makna yang dalam, antara lain lambang masjid dan gong.

Masjid dengan tiga atap simbol tiga filosofi kehidupan masyarakat di Kota Sungai Penuh yaitu, beriman kepada Tuhan (Allah SWT), empat kaum yang bersatu dan tiga pusaka yang dijaga oleh masyarakat.

Delapan pintu pada masjid melambangkan delapan pucuk larangan dan undang undang. Gong melambangkan masyarakat Kota Sungai Penuh yang menjaga dan mempertahankan kebudayaan, selain itu masyarakat juga bermusyawarah untuk mencapai mufakat.

Baca juga :   PJ Bupati Asraf Kembali Sambangi Lima Desa Tanjung Pauh Mudik

Kini lambang Kota Sungai Penuh yang menjadi kebanggaan masyarakatnya sudah dilecehkan serta diinjak-injak. Lambang tersebut dipasang pada penutup pintu air di trotoar lingkar lapangan merdeka.

Pada lingkar lambang tertulis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sungai Penuh. Masyarakat beraksi terhadap pelecehan pada lambang Kota Sungai Penuh ini.kinerja Kadis PU dan Kabid Tata ruang harus dievaluasi karena ini lambang Kota Sungai Penuh kebanggaan masyarakat.  Ini terkesan pelecehan dan sama saja menginjak injak masyarakat kota sungai penuh.

“Ini pelecehan terhadap agama, pelecehan terhadap adat istiadat dan budaya masyarakat yang dijunjung tinggi selama ini. Kami minta lambang Kota Sungai Penuh segera dibongkar jangan diletakkan di bawah,” pinta masyarakat  geram.

Baca juga :   Korban Hanyut di Cisarua, Brimob Lakukan Pencarian

 

Ketua lembaga Adat Kota Sungai Penuh Maipendri juga menanggapi

“Ini tidak benar nanti kita akan lapor ke walikota “, ujarnya.

Feri Siswandi doses STIE Sungai penuh dikolom komputer sebuah akun Facebook juga mengatakan “Perubahan yang tidak benar ini”, katanya.

Sarli aprial warga masyarakat kota sungai penuh kecewa”Payah perjuangan para pendiri kota sungai penuh..dalam memperjuangkan berdiri nya kota spn neh..malah lambang kota Sungai penuh di injak2 ..”, ungkap nya.

(Mardizal)

Berita ini 884 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

HMD ke-72, Kurnia Ningsih Berharap Pemerintah Merespon Informasi Dini BMKG

Daerah

Kapolres Kerinci Cek Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024

Daerah

Tim Penilaian Sertifikasi Prima Tiga Provinsi Jambi, Asropi : Prospek Produk Pertanian Organik Bagus

Daerah

PLTA Kerinci Siap Beroperasi Maret 2025, Lebih Cepat dari Target

Daerah

PJ Bupati Asraf : Untuk Maju ASN Harus Siap Menerima Kritikan
Bupati Kerinci Monadi menerima penghargaan budaya nasional di Malam Keagungan Melayu 2026, Jambi.

Daerah

Kerinci Raih Dua Penghargaan Nasional Budaya 2026

Daerah

Kota Sungai Penuh Terima Piagam WTP dari Kemenkeu RI

Daerah

Kelurahan Sungai Penuh Gotong Royong Bersama Wujudkan Lingkungan Yang Bersih