Minuman Manis Lebih Berbahaya Daripada Dessert Sehari-hari

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, iNBrita.com  – Peneliti menemukan bahwa minuman manis lebih berbahaya daripada dessert.

Orang sering mengonsumsi gula saat tubuh lelah atau stres. Selain itu, rasanya yang manis membuat gula cepat disukai, sehingga banyak orang menemukannya dalam berbagai makanan dan minuman.

Namun, gula tidak selalu berdampak sama bagi tubuh. Cara orang mengonsumsinya menentukan besar kecilnya risiko kesehatan.

Banyak orang menganggap minuman manis ringan dan menyegarkan. Akibatnya, mereka minum tanpa berpikir panjang. Padahal, kebiasaan ini menimbulkan risiko serius bagi jantung.

Penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan: gula dari minuman meningkatkan risiko lebih tinggi dibanding gula dari dessert atau makanan manis padat.

Sejak 1977, para ahli memperingatkan masyarakat tentang bahaya gula tambahan. Namun, konsumsi gula meningkat hingga 30% dalam beberapa dekade. Oleh karena itu, pemerintah menegaskan kembali batas aman gula harian pada 2020 dan mendorong masyarakat memilih sumber gula dengan bijak.

Para peneliti Lund University, Swedia, menganalisis data hampir 70 ribu orang dari dua studi besar jangka panjang. Mereka membagi gula menjadi tiga kategori: topping manis, camilan, dan minuman berpemanis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa minuman manis menimbulkan risiko paling tinggi bagi kesehatan. Selain itu, para peneliti mengaitkan konsumsi minuman manis dengan stroke iskemik, gagal jantung, gangguan irama jantung, dan aneurisma aorta perut.

Mengapa minuman manis lebih berbahaya?

Suzanne Janzi, kandidat doktor di Lund University, menjelaskan bahwa gula cair tidak membuat orang merasa kenyang lama. Akibatnya, orang cenderung minum lebih banyak dan lebih sering. Selain itu, mereka berbeda dengan orang yang hanya makan dessert sesekali. “Konteks konsumsi sangat penting. Orang minum minuman manis rutin, bukan hanya di momen tertentu,” katanya.

Menariknya, konsumsi dessert atau camilan manis sesekali dapat berhubungan dengan kondisi kesehatan yang lebih baik. Selain itu, Janzi menambahkan bahwa orang yang menghindari gula total belum tentu lebih sehat. Oleh karena itu, yang paling penting adalah memilih sumber gula dan memperhatikan cara mengonsumsinya.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?
Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya
Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya
Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada
Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

Wawako Azhar Hamzah menghadiri MoU Tani Merdeka dan BGN serta penyerahan bantuan pupuk organik.

SUNGAI PENUH

Azhar Hamzah Dukung Kerja Sama Pertanian Tani Merdeka-BGN

Sabtu, 31 Okt 2026 - 23:00 WIB

Foto: REUTERS/John Sibley

Internasional

FIFA Dorong Sponsor Tingkatkan Investasi Sepak Bola Wanita

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:00 WIB

Ilustrasi cara cek desil bansos online menggunakan NIK KTP. ( Foto inbrita)

Uncategorized

Cara Cek Desil Bansos 2026 Online Pakai NIK KTP (8 kata)

Sabtu, 31 Okt 2026 - 21:00 WIB

Tersangka curanmor diamankan Satreskrim Polres Kerinci.

KERINCI

Satreskrim Polres Kerinci Bekuk Pelaku Curanmor dalam 24 Jam

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:00 WIB