Home / Kesehatan

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:00 WIB

Nyeri Tubuh Berulang? Kenali Penyebab dan Solusinya

Seorang wanita menahan pergelangan tangannya, menunjukkan gejala nyeri atau pegal pada tangan.

Seorang wanita menahan pergelangan tangannya, menunjukkan gejala nyeri atau pegal pada tangan.

Jakarta, iNBrita.com – Banyak orang menganggap nyeri dan pegal di tubuh sepele. Mereka sering memilih minum obat pereda nyeri atau datang ke tukang urut untuk mengatasinya.

Padahal, kebiasaan itu justru bisa memperparah kondisi tubuh, terutama jika mereka tidak menangani penyebab utama nyeri.

Spesialis anestesiologi dan terapi intensif dari Siloam Hospital Agora, dr. Reno Yonora, SpAn-TI, mengatakan tubuh sering mengirim sinyal nyeri sebagai tanda adanya masalah yang harus diatasi.

“Kalau nyeri tidak ditangani, pasti akan memunculkan masalah lain,” jelas dr. Reno dalam Health Talk di Siloam Hospital Agora, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025).

Baca juga :   Makassar Siaga, 356 Warga Katimbang Mengungsi

Menurut dr. Reno, nyeri yang muncul berulang biasanya berkaitan dengan gangguan pada sendi, bukan sekadar otot. Rasa pegal yang menetap sering menjadi gejala utama.

Obat Pereda Nyeri Bukan Solusi Utama
dr. Reno menegaskan, jika nyeri sering muncul meski sudah minum obat, itu tidak berarti masalah tubuh sudah selesai. Terlebih, jika nyeri muncul di area yang sama dan terjadi berulang dalam jangka waktu lama.

“Kalau nyeri berkurang setelah minum obat, itu wajar. Tapi kalau nyeri muncul lagi saat obat diminum, terpicu aktivitas yang sama, dan terjadi hampir reguler, itu artinya nyeri belum hilang,” jelasnya.

Baca juga :   Risiko Scrolling Berlebih pada Remaja Menurut Psikolog

Waspada Dampak Jangka Panjang
Jika nyeri berlangsung dua hingga tiga bulan, obat saja tidak cukup. Konsumsi pereda nyeri berlebihan bisa merusak fungsi organ tubuh.

“Kalau orang terbiasa minum obat hanya untuk menghilangkan nyeri, mereka harus hati-hati. Organ yang memproses obat, seperti ginjal dan hati, bisa terganggu,” tegas dr. Reno.

Ia juga mengingatkan, kebiasaan ini berdampak panjang. Segera berkonsultasi dengan ahli agar penyebab nyeri, terutama pada sendi, bisa ditangani secara tepat.

“Nanti 10 tahun kemudian, jika terus mengandalkan obat untuk menghilangkan nyeri, fungsi organ menurun dan masalah lain mulai muncul,” pungkasnya.

(VVR*)

Berita ini 16 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Air serai hangat dalam gelas dengan batang serai segar

Kesehatan

Manfaat Air Serai untuk Kesehatan Tubuh Secara Alami
Ilustrasi perbedaan warna urine normal dan urine gelap sebagai tanda gagal ginjal

Kesehatan

Warna Urine Penanda Gagal Ginjal yang Perlu Diwaspadai
Awan gelap pekat menyelimuti langit Jakarta di atas deretan gedung pencakar langit.

Kesehatan

BMKG Peringatkan Sumatera Akibat Siklon Tropis Senyar
Ilustrasi kolesterol tinggi menyebabkan leher kaku dan nyeri pundak

Kesehatan

Leher Kaku Bisa Menjadi Tanda Kolesterol Tinggi
Ahli gizi Jepang Michiko Tomioka memegang buah apel segar, simbol gaya hidup sehat dan panjang umur.

Kesehatan

Lima Buah Rahasia Panjang Umur ala Jepang
Anak perempuan batuk sambil berselimut di rumah akibat gejala flu

Kesehatan

Kemenkes Catat 62 Kasus Super Flu Menyerang Anak
Perbandingan daging kambing dan daging sapi segar di atas talenan kayu

Kesehatan

Daging Kambing vs Sapi Mana Lebih Sehat
Ilustrasi vitamin dan suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh dewasa di atas meja dengan buah dan sayuran segar.

Kesehatan

Vitamin Penting untuk Daya Tahan Tubuh Dewasa