Pemerintah Apresiasi Polri Ungkap Penyiram Air Keras

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakom RI Angga Raka Prabowo. (Foto: Dok. istimewa)

Kepala Bakom RI Angga Raka Prabowo. (Foto: Dok. istimewa)

Jakarta, iNBrita.com  — Pemerintah menegaskan komitmennya dalam mengawal kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, hingga tuntas. Selain itu, Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Angga Raka Prabowo, menyatakan aparat telah menunjukkan respons cepat dengan mengidentifikasi terduga pelaku.

Lebih lanjut, ia menilai langkah sigap dari Polri menjadi bukti bahwa penegakan hukum berjalan serius dan terarah. Di samping itu, pemerintah juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut serta berharap korban segera pulih.

Sementara itu, perkembangan penanganan kasus ini turut melibatkan Pusat Polisi Militer TNI yang telah mengamankan empat orang terduga pelaku. Saat ini, keempatnya masih menjalani pemeriksaan untuk pendalaman sebelum masuk tahap penyidikan.

Menurut Angga, kecepatan dan profesionalitas aparat sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik, terutama dalam situasi yang sensitif. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa proses hukum yang berjalan harus tetap terbuka dan berbasis bukti.

Di sisi lain, pemerintah memastikan tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan terhadap warga negara, tanpa memandang siapa pelakunya. Dengan demikian, proses hukum harus dijalankan secara tegas, transparan, dan akuntabel sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, pemerintah juga menegaskan bahwa dugaan keterlibatan individu tidak mencerminkan institusi secara keseluruhan.

Di tengah proses yang masih berlangsung, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Karena itu, pemerintah mengimbau publik untuk lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi.

Pada akhirnya, pemerintah memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga selesai. Dengan begitu, negara hadir untuk menjamin keamanan ruang demokrasi sekaligus melindungi hak setiap warga negara.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan 50 Bangunan di Kramat Pulo Senen
Keributan Petasan Maulid Berujung Laporan ke Polisi
Harga Pertalite dan Pertamax Terbaru 8 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu 15 Penerbangan Bandara Palembang
Roster Rumah Cantik untuk Udara Sejuk dan Privat
UU Satu Data Disahkan, Pemerintah Perkuat Keamanan Digital
DPR Dorong Wajib Militer Terbatas Perkuat Pertahanan Nasional
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat, Dolar AS Melemah
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Kebakaran Hanguskan 50 Bangunan di Kramat Pulo Senen

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Keributan Petasan Maulid Berujung Laporan ke Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Harga Pertalite dan Pertamax Terbaru 8 Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Kabut Asap Ganggu 15 Penerbangan Bandara Palembang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Roster Rumah Cantik untuk Udara Sejuk dan Privat

Berita Terbaru

Gitaris Avenged Sevenfold, Zacky Vengeance dalam sebuah konser. (Foto: Instagram/@avengedsevenfold)

Entertainment

Angka 6661 dan Sejarah Avenged Sevenfold

Jumat, 9 Okt 2026 - 08:00 WIB

Ilustrasi longsor ( Foto AI)

Uncategorized

Longsor Tambang Emas Solok Selatan Tewaskan Empat Pekerja

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi metode cash stuffing untuk mengatur dan membatasi pengeluaran berdasarkan kebutuhan. ( Foto inbrita)

Ekonomi

Cash Stuffing Bantu Atur Keuangan dan Hemat Pengeluaran

Jumat, 9 Okt 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi kobaran api dalam peristiwa kebakaran. ( Foto AI)

Nasional

Kebakaran Hanguskan 50 Bangunan di Kramat Pulo Senen

Jumat, 9 Okt 2026 - 05:00 WIB

Foto: Viral Acara Maulid Nyalakan Petasan Tengah Malam di Jaksel Berujung Ribut (Tangkapan Layar Video Viral)

Nasional

Keributan Petasan Maulid Berujung Laporan ke Polisi

Jumat, 9 Okt 2026 - 04:00 WIB