Petani Tewas Dililit Ular Piton Raksasa di Buton Selatan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penampakan ular piton 7 meter yang lilit petani hingga tewas di Buton Selatan. (dok. Istimewa)

Foto: Penampakan ular piton 7 meter yang lilit petani hingga tewas di Buton Selatan. (dok. Istimewa)

Jakarta , iNBrita.com — Seekor ular piton sepanjang sekitar 7 meter menyerang dan melilit seorang petani bernama La Dusu (52) di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. Akibat serangan itu, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Peristiwa tersebut terjadi di Lingkungan Makolona, Kelurahan Jaya Bakti, Kecamatan Sampolawa, pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 17.00 WITA.

Kapolsek Sampolawa Ipda Kardi mengatakan bahwa ular tersebut menghadang korban saat korban berjalan pulang dari kebunnya.

Baca Juga :  BEM Nusantara Jambi Perkuat KKN Berbasis Aksi Nyata

“Korban pulang dari kebun dan ular langsung menyerangnya,” kata Kardi, Selasa (25/11/2025).

Korban berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu segera mencari sumber suara dan menemukan ular sedang melilit tubuh La Dusu.

Warga yang pertama datang tidak berani mendekati ular karena ukurannya terlalu besar. Mereka kemudian memanggil warga lain untuk membantu.

Seorang warga membawa parang dan menebas tubuh ular tersebut hingga ular itu mati. Tindakan itu berhasil melepaskan lilitan dari tubuh korban.

Baca Juga :  Sinergi BI dan BPJS Perkuat Ekonomi UMKM

Namun ketika warga memeriksa kondisi La Dusu, mereka mendapati korban sudah tidak bernyawa. Menurut Kardi, lilitan kuat ular menyebabkan korban kehilangan nyawanya sebelum warga berhasil menolong.

“Warga memotong ular untuk menyelamatkan korban, tetapi korban sudah meninggal saat mereka memeriksanya,” ujar Kardi.

Warga kemudian menandu jenazah korban menuju rumah duka. Keluarga langsung memakamkan korban pada hari itu juga.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil
KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru
BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat
Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang
BPOM Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kenaikan Harga Obat
BGN Hentikan Pendaftaran Dapur Baru MBG, Ini Alasannya
Cara Cek STNK Asli Sebelum Beli Kendaraan Bekas
Korupsi MBG, Pengadaan Motor Listrik Rp1 Triliun Disorot
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:00 WIB

KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:00 WIB

Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:00 WIB

BPOM Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kenaikan Harga Obat

Berita Terbaru

Tampilan emas batangan Antam, UBS, dan Galeri 24 yang dijual di Pegadaian. Pada 6 Juni 2026, harga emas tercatat turun di semua ukuran.( Investor Daily/David Gita Roza
)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Turun Hari Ini Antam UBS

Sabtu, 6 Jun 2026 - 14:00 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah mengikuti peluncuran Gerakan Indonesia ASRI yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara virtual dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Sabtu (6/6/2026).

SUNGAI PENUH

Pemkot Sungai Penuh Dukung Program Nasional Indonesia ASRI

Sabtu, 6 Jun 2026 - 13:00 WIB

Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden

Nasional

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Sabtu, 6 Jun 2026 - 06:00 WIB

Pabrik Nissan Sunderland yang akan digunakan Chery untuk produksi mobil(Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikOto)

Teknologi

Chery Produksi Mobil di Pabrik Nissan Inggris

Sabtu, 6 Jun 2026 - 05:00 WIB

Ilustrasi hindari ghibah. Foto: Pexels

Khasanah

Enam Kesalahan yang Membuat Pahala Menjadi Sia-Sia

Sabtu, 6 Jun 2026 - 04:00 WIB