Home / Daerah

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:00 WIB

Polda Sumbar Tangani 174 Jenazah Korban Banjir

Polda Sumbar: Petugas mendata korban hilang untuk mempercepat proses identifikasi jenazah.

Polda Sumbar: Petugas mendata korban hilang untuk mempercepat proses identifikasi jenazah.

iNBrita.com  – Polda Sumatera Barat terus menangani korban banjir bandang dan longsor yang terjadi sejak delapan hari lalu. Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa  jumlah korban yang  meninggal mencapai 200 orang. Tim DVI telah mengidentifikasi 174 jenazah, sementara 26 jenazah lainnya  masih menunggu identifikasi. Korban hilang tercatat 212 orang, dan tim terus melakukan pencarian.

Tim SAR dan relawan terus bergerak ke lokasi terdampak setiap hari. Mereka melakukan  mengevakuasi korban,  serta membersihkan puing, dan memberikan bantuan darurat agar warga terdampak segera mendapat pertolongan dan kondisi lapangan tetap aman.

Plt. Kabid Dokkes Polda Sumbar, AKBP Pol dr. Faizal, menyebut 26 jenazah yang belum teridentifikasi terdiri dari 14 laki-laki, 8 perempuan, dan 4 potongan tubuh. Tim segera mengirim sampel DNA jenazah dan 21 sampel keluarga ke Pusdokkes Polri di Jakarta. Faizal memperkirakan hasil pemeriksaan keluar dalam waktu satu minggu.

Baca juga :   Inriko Fardiansyah: Traffic light Simpang Tugu Adipura Sudah Aktif Kembali

Tim menghadapi kesulitan karena banyak jenazah sudah membusuk. Tubuh membengkak dan sidik jari tidak terbaca. Tim mengandalkan pemeriksaan gigi dan DNA untuk memastikan identitas korban. RS Bhayangkara Polda Sumbar menampung jenazah yang belum dikenali. Rumah sakit menyediakan empat peti jenazah pendingin dan satu kontainer freezer agar proses identifikasi tetap optimal.

Plt. Karumkit Bhayangkara Tk. III Padang, Kompol dr. Harry Andromeda, meminta keluarga inti korban datang langsung membawa identitas diri dan foto korban, terutama yang memperlihatkan kondisi gigi. Tim petugas terus melayani keluarga untuk mempercepat identifikasi.

Baca juga :   Flick Puji Kerja Keras dan Mentalitas Barcelona

Sembilan posko kesehatan yang didirikan Polda Sumbar untuk  melayani sekitar 900 pengungsi. Tim evakuasi  fokus  mencari korban di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, wilayah yang terdampak paling parah. Polda Sumbar menambah tenaga dari Pusdokkes Polri dan Polda Riau, serta bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mempercepat pencarian korban dan identifikasi jenazah.

Polda meminta keluarga korban tetap sabar dan aktif bekerja sama. Tim SAR dan DVI mengevakuasi, memeriksa, dan mengidentifikasi jenazah sehingga seluruh korban hilang dapat segera ditemukan.

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ninik Mamak dan panitia Luhah Rio Jayo menyatakan kesiapan Kenduri Sko 2026 di Sungai Penuh

Daerah

Luhah Rio Jayo Siap Gelar Kenduri Sko 2026

Daerah

Al-Azhar Berkomitmen Membenahi Pasar Agar Pedagang Berjualan Nyaman
Polisi melakukan olah TKP penemuan tiga jenazah di rumah warga Situbondo

Daerah

Tiga Jenazah Ditemukan di Satu Rumah Situbondo

Daerah

Ketua PELTI Kerinci Radium Khalis S.Pi, M.Si, Kerinci Melaju ke Semifinal Turnamen Tenis di Tebo

Daerah

Antisipasi Penyalahgunaan BBM, Satreskrim Polres Kerinci Sidak SPBU
Wali Kota Sungai Penuh Alfin menerima Kepala BPMP Jambi di Rumah Dinas.

Daerah

Wali Kota Sungai Penuh Apresiasi Dukungan BPMP Jambi

Daerah

Ombudsman Jambi Surati Pj Bupati Kerinci dan Wali Kota Sungaipenuh Terkait PPPK

Daerah

C Pleno Ada Bekas Tipex,Janggal Penghitungan Suara di Kecamatan Gunung Raya