Home / Nasional

Sabtu, 24 Mei 2025 - 14:02 WIB

Prabowo Salurkan Program BSU untuk Pekerja Bergaji Rendah

Ilustrasi uang tunai bantuan subsidi. (Foto google)

Ilustrasi uang tunai bantuan subsidi. (Foto google)

Jakarta, inBrita.com – Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan program bantuan subsidi upah (BSU) untuk pekerja dengan penghasilan di bawah Rp3,5 juta per bulan.

Dilansir dari CNN Indonesia,program ini bentuk kelanjutan dari kebijakan yang sama pernah dijalankan saat pandemi COVID-19. Namun, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, nominal bantuan kali ini tidak sebesar sebelumnya yang mencapai Rp600 ribu.

“Bantuan subsidi upah akan kembali diberikan seperti saat COVID-19, tetapi nilainya lebih kecil,” ujar Airlangga, Sabtu (24/5), dikutip dari detikcom.

Pada tahun 2022, pemerintah sempat menyalurkan BSU sebesar Rp600 ribu sekali bayar untuk pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta. Kali ini, penyaluran akan dimulai pada 5 Juni 2025, sesuai pengumuman resmi dari situs Kemenko Perekonomian.

Baca juga :   Harga Emas Antam Tembus Rp 3 Juta Gram

BSU ini merupakan bagian dari enam program stimulus ekonomi yang disiapkan pemerintah. Berikut daftar lengkapnya:

1. Diskon transportasi: Potongan harga tiket kereta api, pesawat, dan angkutan laut selama musim liburan sekolah.

2. Diskon tarif tol: Berlaku selama Juni dan Juli 2025, menyasar sekitar 110 juta pengguna jalan.

3. Diskon listrik 50 persen: Diberikan kepada 79,3 juta rumah tangga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA.

Baca juga :   OPD Pemprov Sumut dan BUMD Siap Sukseskan HPN 2023

4. Tambahan bantuan sosial: Berupa kartu sembako dan bantuan pangan bagi 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

5. Diskon iuran JKK: Perpanjangan program keringanan iuran jaminan kecelakaan kerja untuk sektor padat karya.

6. Subsidi upah: Bantuan langsung bagi pekerja berpenghasilan rendah.

Harapan Pemerintah berbagai stimulus ini mampu  mendorong kebutuhan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 hanya mencapai 4,87 persen, lebih rendah dari kuartal I tahun sebelumnya yang tumbuh 5,11 persen.(***)

Berita ini 60 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Tenaga medis melakukan pemeriksaan swab influenza pada pasien di fasilitas kesehatan.

Nasional

Influenza Subclade K Picu Kekhawatiran Masyarakat Indonesia
Prabowo hadir di syukuran HUT ke-18 Gerindra di Kertanegara.

Nasional

Prabowo Hadiri Syukuran HUT Ke-18 Gerindra
Lembaran uang rupiah dari pecahan terbesar hingga terkecil, diterbitkan Bank Indonesia.

Nasional

Rupiah Naik Seiring Kekhawatiran Pasar Global Meninggi
Tim SAR , Serpihan pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung, Sulawesi Selatan

Nasional

Tim SAR Temukan Puing Pesawat TR 42-500
Kupu-kupu oranye hitam putih hinggap di bunga oranye.

Nasional

Kupu-Kupu Terbesar di Dunia dari Hutan Tropis
Anggota Komisi III DPR mengikuti rapat pembahasan RKUHAP di kompleks parlemen, Senayan.

Nasional

DPR Sepakati RKUHAP Dibawa ke Paripurna Besok
Menkomdigi Meutya Hafid saat meresmikan aturan registrasi SIM card dengan pengenalan wajah.

Nasional

Menkomdigi : Kartu SIM Hanya Bisa Aktif Setelah Registrasi
Mabes Polri sebagai simbol penegakan hukum di Indonesia"

Nasional

Ahli Hukum Sebut Tepat Polri Di Bawah Presiden