Home / Internasional

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:00 WIB

Putin Terima Utusan Keamanan Iran di Moskow

Presiden Rusia Vladimir Putin menerima Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, di Kremlin, Moskow.

Presiden Rusia Vladimir Putin menerima Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, di Kremlin, Moskow.

Moscow, iNBrita.comPresiden Rusia Vladimir Putin menerima Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, dalam sebuah pertemuan resmi di Kremlin, Moskow. Pertemuan ini berlangsung pada saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump meningkatkan tekanan terhadap Iran agar bersedia menyepakati pembatasan program nuklirnya.

Melalui pernyataan resmi di situs Kremlin, pemerintah Rusia menyampaikan bahwa Putin secara langsung menyambut Larijani yang tengah melakukan kunjungan ke Rusia. Pertemuan tersebut menegaskan intensitas komunikasi tingkat tinggi antara Moskow dan Teheran di tengah dinamika politik global yang semakin tegang.

Di waktu yang hampir bersamaan, Presiden Trump menyatakan keyakinannya bahwa Iran ingin mencapai kesepakatan nuklir baru. Trump menilai Teheran berupaya menghindari kemungkinan aksi militer dari Amerika Serikat. Namun, ia juga kembali melontarkan ancaman akan melakukan serangan terhadap Iran jika negosiasi tidak menghasilkan kemajuan.

Baca juga :   Dua Tersangka Pencurian Permata Louvre Ditangkap Polisi

Ancaman itu muncul setelah Iran melakukan tindakan keras terhadap demonstrasi besar di dalam negeri. Sejumlah pengamat internasional melaporkan bahwa operasi keamanan tersebut menewaskan ribuan orang, sehingga memicu kecaman luas dari komunitas global.

Sementara itu, Kedutaan Besar Iran di Moskow mengonfirmasi agenda pembicaraan antara Putin dan Larijani melalui unggahan di media sosial. Kedutaan menyebut kedua pihak membahas penguatan kerja sama ekonomi serta berbagai isu regional dan internasional yang dianggap strategis. Meski demikian, pihak Iran tidak memaparkan rincian lebih lanjut mengenai hasil konkret pertemuan tersebut.

Baca juga :   Gregoria Mariska Tunjung Dapat Protected Ranking Satu Tahun

Rusia secara aktif menawarkan diri sebagai mediator antara Washington dan Teheran. Moskow menilai peran tersebut penting untuk meredakan ketegangan dan mencegah eskalasi konflik di Timur Tengah.

Selama perang di Ukraina, Iran tampil sebagai salah satu sekutu utama Rusia. Teheran memberikan dukungan yang signifikan, sementara Rusia membalasnya dengan dukungan politik dan diplomatik yang kuat di panggung internasional. Hubungan erat ini semakin menegaskan posisi strategis kedua negara dalam menghadapi tekanan dari Barat.

(Tim*)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bangunan rusak akibat serangan udara Rusia di Kyiv, Ukraina.

Internasional

Serangan Rusia Hantam Energi Ukraina, Empat Tewas
Beragam logam mulia Antam, termasuk emas, dipajang sebagai produk PT Aneka Tambang.

Internasional

Pergerakan Harga Emas Antam Dipengaruhi Dolar AS
Batangan emas Antam 24 karat sebagai ilustrasi harga emas.

Internasional

Emas Antam Hari Ini Masih Terus Naik!
Dua pria berjabat tangan dalam pertemuan resmi dengan bendera Indonesia dan Inggris di belakang mereka.

Internasional

Prabowo Bertemu Starmer Perkuat Kemitraan Indonesia-Inggris
Kapsul narkoba hasil sitaan pasangan Pakistan di Bandara Soekarno-Hatta

Internasional

Pasangan Pakistan Ditangkap Selundupkan 159 Kapsul Narkoba
Pemain Barcelona merayakan gol dan kemenangan saat melawan Albacete di perempat final Copa del Rey, Albacete, Spanyol, 3 Februari 2026.

Internasional

Barcelona Kalahkan Albacete 2-1 Lolos Semifinal Piala Raja
Pemain MU merayakan kemenangan beruntun keempat.

Internasional

MU Raih Empat Kemenangan Beruntun Sejak 2024
Asap tebal membubung di atas bangunan permukiman akibat serangan udara di Gaza.

Internasional

Serangan Israel di Gaza Tewaskan 21 Warga