Jakarta, iNBrita.com – Putri Mahkota Norwegia, Mette-Marit, meminta maaf secara terbuka setelah namanya muncul dalam dokumen milik terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
“Saya sangat menyesali persahabatan saya dengan Jeffrey Epstein. Saya ingin meminta maaf kepada semua pihak yang merasa kecewa, termasuk keluarga kerajaan,” ujar Mette-Marit, Jumat (6/2/2026), dikutip AFP.
Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis dokumen pekan lalu yang memperlihatkan Mette-Marit berinteraksi cukup dekat dengan Epstein. Akibatnya, publik Norwegia mempertanyakan kelayakannya menjadi ratu.
Epstein mengaku bersalah pada 2008 atas kasus prostitusi anak di bawah umur. Ia meninggal pada 2019 saat menunggu persidangan kasus perdagangan seks. Dokumen terbaru memuat email Mette-Marit kepada Epstein antara 2011 dan 2014.
Selain itu, pada 2012, ketika Epstein menulis bahwa ia berada di Paris “untuk mencari istri,” Mette-Marit membalas dengan bercanda mengenai Paris dan orang Skandinavia.
Jajak pendapat terbaru menunjukkan hampir separuh warga Norwegia menilai Mette-Marit tidak pantas menjadi ratu, sedangkan kurang dari sepertiga mendukungnya. Perdana Menteri Jonas Gahr Store meminta sang putri menjelaskan email-emailnya dengan Epstein, lebih dari satu dekade setelah pernikahannya dengan Putra Mahkota Haakon.
(vvr)














