Jakarta, iNBrita.com – Pelanggan harus berhati-hati saat makan di restoran. Beberapa restoran sengaja menggunakan trik psikologis untuk membuat pelanggan memesan lebih banyak menu tanpa sadar.
Banyak orang menikmati pengalaman makan di restoran karena mereka bisa duduk santai, memesan makanan, dan menunggu sajian datang ke meja. Namun, restoran justru memanfaatkan momen itu untuk menjalankan strategi agar pelanggan mengeluarkan uang lebih banyak dari yang direncanakan.
Pakar pemasaran Basia menjelaskan hal ini dalam video di akun @everupmarketing. Dalam unggahannya, ia memaparkan berbagai trik psikologis yang sering restoran gunakan untuk memengaruhi perilaku pelanggan.
“Karousel ini menguraikan trik psikologis yang restoran gunakan untuk membuat Anda makan lebih cepat, memesan lebih banyak, dan tetap merasa senang meskipun membayar lebih mahal,” ujar Basia.
1. Restoran Menghapus Simbol Mata Uang di Menu
Basia menjelaskan bahwa banyak restoran sengaja menghapus simbol mata uang pada daftar harga di menu. Mereka melakukan ini agar pelanggan tidak terpaku pada angka dan lebih mudah memesan tanpa memikirkan biaya.
“Mereka menghilangkan simbol mata uang supaya otak Anda lupa kalau itu uang,” kata Basia.
Trik ini membuat pelanggan merasa tidak sedang mengeluarkan uang sungguhan, padahal restoran berhasil membuat mereka membayar lebih mahal.
2. Restoran Menata Meja untuk Mengatur Perilaku Pelanggan
Restoran juga mengatur tata letak meja untuk mengarahkan perilaku pelanggan. Mereka menempatkan area bar atau stan yang nyaman supaya pelanggan betah berlama-lama. Saat pelanggan duduk lebih lama, mereka cenderung memesan tambahan makanan atau minuman.
Sebaliknya, restoran cepat saji menyalakan lampu terang dan memutar musik keras agar pelanggan makan lebih cepat. Dengan begitu, restoran bisa segera melayani pelanggan berikutnya dan meningkatkan perputaran meja.
(ES)














