Labuan Bajo, iNBrita.com – Pada Jumat (26/12/2025) malam, gelombang tinggi menghantam KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar sehingga kapal itu tenggelam. Kapal membawa 11 orang, termasuk wisatawan asal Spanyol dan kru kapal. Mesin kapal mati sebelum gelombang datang.
Korban Selamat dan Hilang
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menyatakan tim mengevakuasi tujuh orang. Korban selamat terdiri dari dua WN Spanyol (istri dan satu anak), empat kru kapal, dan seorang pemandu wisata.
Namun, empat WN Spanyol lain masih hilang. Mereka adalah Martin Carreras Fernando, pelatih Tim B Wanita Valencia CF, dan tiga anaknya: Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, dan Martinez Ortuno Enriquejavier. Tim SAR terus mencari mereka dan belum menyatakan mereka meninggal.
Selain itu, gelombang tinggi dan cuaca buruk menyulitkan operasi pencarian awal. Petugas menghadapi tantangan berat karena ombak datang tiba-tiba.
Tim SAR Diperkuat Kapal dan Penyelam Profesional
Kemenhub menurunkan empat kapal, termasuk KNP Grantin, Speed Patroli KSOP, RBB KSOP, dan RIB KPLP, untuk mempercepat pencarian. Total 23 personel langsung bekerja di lapangan.
Enam penyelam profesional dari P3Kom, DOCK, dan Gahawisri, serta empat personel Polair Polres Manggarai Barat, menyelam mencari korban. Tim menemukan serpihan kapal, tabung gas, dan body kamar nakhoda sejauh 5 nautical mile dari lokasi kejadian.
Pencarian Masih Berlanjut
Hingga Minggu (28/12/2025), tim SAR terus mencari empat korban yang hilang. Total korban insiden ini adalah 11 orang: tujuh selamat dan empat hilang. Pihak berwenang menegaskan mereka akan terus mengerahkan semua sumber daya hingga seluruh korban ditemukan.














