Jakarta, iNBrita.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trum mengganti nama Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjadi Departemen Perang pada Jumat (5/9).
Ia menegaskan perubahan itu mengirim pesan kemenangan dan memperkuat citra Amerika di mata dunia.
Trump menyebut nama baru itu lebih tepat menghadapi kondisi global dan menekankan bahwa Amerika bergerak ofensif, bukan hanya defensif.
Ia menghidupkan kembali nama Departemen Perang yang pernah dipakai sejak era George Washington dan mengaitkan nama tersebut dengan sejarah kemenangan pada Perang Dunia I dan II.
Namun, Kongres harus menyetujui perubahan agar nama resmi benar-benar berganti.
Sementara itu, para pejabat dapat memakai label Departemen Perang dalam acara resmi, komunikasi publik, maupun dokumen eksekutif.
Trump memposisikan Amerika dengan citra lebih kuat melalui langkah simbolis ini.














