KERINCI, iNBrita.com — Seorang orang tua siswa melaporkan tindakan kekerasan yang menimpa anaknya di SDN 19 Pulau Sangkar, Kabupaten Kerinci. Ia mengunggah pengakuannya di media sosial hingga menarik perhatian publik.
Dalam unggahan itu, orang tua tersebut menjelaskan bahwa seorang teman sekelas menggigit tangan anaknya hingga luka dan harus dirawat oleh tenaga kesehatan. Ia menyampaikan kekecewaannya karena sekolah tidak segera menangani kejadian itu.
Ia menegaskan bahwa peristiwa serupa sudah beberapa kali terjadi. Namun, pihak sekolah tidak pernah mengambil tindakan tegas terhadap pelaku. “Apakah pihak sekolah tidak mengetahui kejadian ini, atau memang membiarkannya tanpa penyelesaian?” tulisnya.
Orang tua korban menyebut pelaku merupakan anak dari salah satu guru di sekolah tersebut. Ia menduga hal itu membuat pihak sekolah ragu untuk menindaklanjuti kasus dengan adil.
Masyarakat yang mengetahui kejadian ini mendesak pihak sekolah untuk segera bertindak. Mereka meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci memeriksa kasus tersebut dan memastikan lingkungan belajar di sekolah tetap aman bagi seluruh siswa.
Masyarakat berharap pihak sekolah memperkuat pengawasan dan memberikan pembinaan agar kasus kekerasan antarsiswa tidak terulang.
(ES*)














