Padang Pariaman, iNBrita.com — Seorang pria paruh baya hampir terseret arus deras Sungai Anduriang di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kejadian itu bermula saat korban nekat menyeberangi sungai dengan berpegangan pada tali penyeberangan sambil membawa barang dagangan. Warga sebenarnya sudah memperingatkan korban karena arus sungai saat itu sangat deras dan berbahaya. Selain itu, pihak nagari juga tidak mengoperasikan rakit penyeberangan demi keselamatan.
Saat itu, hujan sebelumnya membuat sungai meluap. Arus air menjadi kuat dan keruh. Namun demikian, korban yang baru pulang berdagang tetap memaksakan diri menyeberang karena terburu-buru.
Di tengah perjalanan, korban kehilangan pegangan. Ia langsung jatuh ke sungai dan terseret arus deras. Warga yang melihat kejadian itu segera berteriak meminta pertolongan.
Kemudian, seorang remaja bernama Kadri yang berada di hilir sungai segera bertindak. Ia langsung terjun ke sungai dan mengejar korban yang terus terbawa arus. Kadri berhasil meraih korban dan menariknya ke tepian sebelum terseret lebih jauh.
Pada akhirnya, Kadri berhasil menyelamatkan korban tanpa luka serius. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga agar tidak menyeberangi sungai saat arus deras atau kondisi cuaca buruk.
(eny*)









