Home / Kesehatan

Senin, 3 November 2025 - 19:00 WIB

Waspadai Sumbatan Usus, Akibat Pola Makan Salah

Meagan Meadows, 24 tahun, menjalani perawatan kemoterapi setelah divonis kanker usus besar stadium tiga.

Meagan Meadows, 24 tahun, menjalani perawatan kemoterapi setelah divonis kanker usus besar stadium tiga.

Jakarta – Sumbatan usus atau ileus obstruksi terjadi ketika usus mengalami hambatan sehingga cairan dan kotoran tidak bisa keluar melalui anus. Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Ari Fahrial Syam, menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan keadaan darurat medis.

“Ini memang situasi gawat darurat yang harus segera mendapat penanganan. Jika terlambat, usus bisa mengalami perforasi, pecah, bocor, atau terinfeksi secara luas hingga sulit diatasi,” jelas Prof Ari saat dihubungi detikcom, Minggu (3/11/2025).

Prof Ari menambahkan bahwa pola makan dapat memengaruhi risiko terjadinya sumbatan usus. Ia menegaskan bahwa diet tinggi lemak dan rendah serat bisa meningkatkan risiko konstipasi atau sembelit, yang kemudian dapat menimbulkan sumbatan usus dan bahkan kanker usus besar.

Baca juga :   Vitamin Terbaik untuk Mengatasi Mata Kabur dan Buram

Menurut Prof Ari, makanan pedas bukan penyebab sumbatan usus, namun makanan yang mengandung banyak daging dapat berpengaruh.

“Contohnya seperti steak atau menu All You Can Eat (AYCE) yang banyak mengandung daging,” ujarnya.

Spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, sependapat dengan Prof Ari. Ia menegaskan bahwa makanan pedas tidak menyebabkan sumbatan usus, tetapi pola makan seimbang sangat penting untuk mencegahnya.

Baca juga :   Ridwan Kamil Tolak Damai, Lisa Jadi Tersangka

“Komposisi makanan harus seimbang. Orang yang mengalami gangguan buang air besar sebaiknya memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat,” kata dr Aru.

Ia juga mengingatkan pentingnya cukup minum air putih dan rutin berolahraga untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Sumbatan usus sering kali menimbulkan gejala yang tidak jelas dan sering diabaikan. Karena itu, masyarakat perlu mengenali tanda-tandanya agar bisa segera mendapat pertolongan medis.

Berikut gejala yang perlu diwaspadai:

  • Perut terasa kembung atau begah

  • Mual dan muntah

  • Nyeri perut hebat

  • Sulit buang air besar

  • Diare

  • Sulit buang angin (kentut)

  • Perut terasa keras

(VVR*)

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Air serai hangat dalam gelas dengan batang serai segar

Kesehatan

Manfaat Air Serai untuk Kesehatan Tubuh Secara Alami
dokter memeriksa pasien muda yang mengalami gejala stroke di ruang pemeriksaan rumah sakit

Kesehatan

Stroke Tak Hanya Menyerang Lansia, Anak Muda Waspada
Orang berbuka puasa dengan makanan sehat, termasuk buah, sayur, dan air putih.

Kesehatan

Puasa Ramadan Menyehatkan Jantung dan Metabolisme Tubuh
Model anatomi ginjal di meja dokter saat pemeriksaan.

Kesehatan

Lima Tanda Dini yang Menunjukkan Ginjal Bermasalah
Daun kelor segar sebagai sumber nutrisi pendukung pertumbuhan tubuh

Kesehatan

Daun Kelor dan Pengaruhnya pada Pertumbuhan Tinggi Badan
Dokter memeriksa pasien yang mengalami gejala sumbatan usus di ruang gawat darurat rumah sakit.

Kesehatan

Waspadai Sumbatan Usus, Bisa Sebabkan Kematian Mendadak
Makanan sehat penurun kolesterol termasuk oatmeal, kacang-kacangan, ikan berlemak, buah-buahan, dan minyak sayur dengan simbol jantung

Kesehatan

11 Pilihan Makanan Ampuh Atasi Kolesterol Tinggi
Ilustrasi seorang anak memegang model usus besar.

Kesehatan

Kanker Usus Besar Pada Usia Muda Terus Meningkat