8 Kebiasaan Bikin Berat Badan Naik Saat Puasa

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebiasaan makan berlebihan dan konsumsi makanan manis saat berbuka dapat memicu kenaikan berat badan selama puasa.

Kebiasaan makan berlebihan dan konsumsi makanan manis saat berbuka dapat memicu kenaikan berat badan selama puasa.

Jakarta, iNBrita.comPuasa Ramadhan bisa menjadi momen tepat untuk memperbaiki pola makan dan menjaga kesehatan. Namun, banyak orang justru mengalami kenaikan berat badan selama bulan suci karena menjalani kebiasaan yang kurang tepat saat sahur dan berbuka.

Berikut delapan kebiasaan yang sering memicu berat badan naik saat puasa, lengkap dengan penjelasan yang mudah dipahami.

1. Kalap Saat Berbuka

Banyak orang langsung menyantap makanan dalam porsi besar setelah seharian menahan lapar dan haus. Rasa lapar yang memuncak membuat mereka sulit mengontrol diri.

Kebiasaan ini membuat perut terasa begah, memperlambat metabolisme, dan memicu lonjakan gula darah. Akibatnya, tubuh terasa lemas dan mengantuk.
Dr. Farhana Bin Lootah, konsultan medis internal di Imperial College London Diabetes Centre (ICDLC), menegaskan bahwa makan berlebihan dapat meningkatkan berat badan dan membuat kadar gula darah tidak stabil, terutama pada penderita diabetes.

Awali berbuka dengan kurma dan air putih dalam porsi kecil. Setelah itu, beri jeda sebelum menyantap makanan utama.

2. Terlalu Banyak Mengonsumsi Makanan dan Minuman Manis

Kolak, es buah, sirup, dan aneka kue manis memang menggoda saat berbuka. Namun, konsumsi gula berlebihan memicu lonjakan insulin yang mendorong tubuh menyimpan lemak.

Makanan tinggi gula juga membuat tubuh cepat lapar kembali. Pilih karbohidrat kompleks dan buah segar agar energi tetap stabil dan rasa kenyang bertahan lebih lama.

Baca Juga :  5 Minuman Herbal Diet Alami Bantu Turunkan Berat

3. Kurang Minum Air Putih

Sebagian orang lebih memilih minuman manis dibanding air putih saat berbuka. Padahal, tubuh membutuhkan cairan yang cukup agar metabolisme tetap optimal.

Kekurangan cairan memperlambat pembakaran lemak dan membuat tubuh mudah lelah. Penuhi kebutuhan sekitar delapan gelas air putih per hari, mulai dari berbuka hingga sahur.

Dr. Farhana juga mengingatkan agar tidak hanya minum sedikit saat berbuka lalu mengabaikan kebutuhan cairan hingga keesokan hari.

4. Langsung Tidur Setelah Makan

Sebagian orang langsung tidur setelah sahur atau berbuka. Kebiasaan ini mengganggu proses pencernaan karena tubuh masih bekerja mengolah makanan.

Jika Anda langsung berbaring, metabolisme melambat dan tubuh lebih mudah menyimpan lemak, terutama di area perut. Beri jeda minimal satu jam sebelum tidur. Lakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai agar pencernaan lebih lancar.

5. Menghindari Olahraga

Rasa lemas sering membuat orang enggan berolahraga saat puasa. Padahal, tubuh tetap membutuhkan aktivitas fisik untuk membakar kalori.

Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, stretching, atau yoga menjelang berbuka atau setelah tarawih. Aktivitas fisik membantu melancarkan pencernaan dan menjaga kebugaran tubuh.

Menurut Dr. Farhana, gerakan tubuh merangsang kontraksi alami otot usus sehingga sistem pencernaan bekerja lebih baik.

Baca Juga :  Timnas U-17 Siap Tampil dengan Mental Baja

6. Terlalu Banyak Makan Gorengan

Gorengan menjadi menu favorit saat berbuka. Namun, konsumsi berlebihan meningkatkan asupan lemak trans yang sulit dicerna tubuh.

Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan memicu penumpukan lemak. Pilih makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang sebagai alternatif yang lebih sehat.

7. Melewatkan Sahur

Sebagian orang sengaja melewatkan sahur karena malas bangun atau merasa tidak lapar. Padahal, sahur membantu menjaga energi sepanjang hari.

Tanpa sahur, rasa lapar saat berbuka menjadi lebih ekstrem sehingga Anda cenderung makan berlebihan. Konsumsi menu sahur yang kaya protein, serat, dan lemak sehat agar kenyang lebih lama.

8. Makan Berat Terlalu Dekat dengan Waktu Tidur

Banyak orang makan dalam jumlah besar menjelang tidur. Kebiasaan ini membuat tubuh tidak sempat membakar kalori secara optimal.

Saat tidur, metabolisme melambat dan tubuh menyimpan sisa energi sebagai lemak. Usahakan makan malam setidaknya dua jam sebelum tidur. Jika masih lapar, pilih camilan sehat seperti buah atau yogurt rendah lemak.

Dengan menerapkan kebiasaan yang lebih sehat, Anda bisa menjadikan puasa sebagai momen untuk menjaga berat badan tetap ideal dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB