Wanita Dilarikan ke RS Setelah Makan Pedas Ekstrem

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi wanita di rumah sakit

ilustrasi wanita di rumah sakit

Jakarta, iNBrita.com – Seorang wanita di Guangdong, Tiongkok, mengalami gangguan pernapasan serius setelah menyantap hidangan super pedas khas Jiangxi, lalu petugas medis segera membawanya ke rumah sakit.

Wanita itu menikmati makan malam bersama temannya di restoran yang terkenal dengan cita rasa pedas menyengat. Setelah menelan beberapa suapan, ia merasakan sensasi terbakar di mulut dan matanya langsung berair. “Pedas sekali, aku seperti kesemutan!” ujarnya sambil berusaha menenangkan diri.

Tak lama kemudian, tubuhnya mulai mati rasa dan napasnya tersengal. Menyadari keadaan darurat, temannya langsung memanggil bantuan dan membawa wanita itu ke rumah sakit.

Baca Juga :  Durasi Ideal Berjalan Kaki Untuk Menurunkan Berat Badan

Setibanya di ruang gawat darurat, tim medis memeriksa kondisi pasien dan menyimpulkan bahwa ia mengalami alkalosis pernapasan — gangguan keseimbangan asam-basa tubuh akibat napas terlalu cepat yang menurunkan kadar karbon dioksida.

Dokter menjelaskan, rasa pedas ekstrem dapat memicu stres dan rasa sakit yang mendorong seseorang bernapas terlalu cepat. Hal itu mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh dan menimbulkan gejala seperti kesemutan, kram otot, serta gangguan irama jantung.

Begitu mengetahui penyebabnya, tim medis langsung memberikan terapi oksigen dan cairan infus untuk menormalkan kadar asam-basa tubuh pasien. Setelah menjalani perawatan beberapa jam, wanita tersebut kembali stabil dan dapat bernapas dengan normal.

Baca Juga :  Kode Redeem Free Fire 25 Maret 2026 FF

Peristiwa itu menarik perhatian publik di Tiongkok. Warganet ramai membahas bahaya mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan.

Pakar gizi menjelaskan bahwa makanan pedas aman bila dikonsumsi secara wajar. Ia mengimbau masyarakat agar tidak menahan napas saat makan pedas dan segera minum air atau susu untuk meredakan sensasi terbakar di mulut.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi
Bahaya Mikroplastik dari Dapur Ancam Kesehatan Keluarga
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:00 WIB

Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB