Makan Sambil Berdiri Bisa Ganggu Kesehatan Pencernaan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seseorang makan sambil berdiri saat sarapan pagi.

Ilustrasi seseorang makan sambil berdiri saat sarapan pagi.

Jakarta, iNBrita.com – Gaya hidup cepat membuat banyak orang terbiasa makan sambil berdiri atau berjalan. Mereka memilih cara ini untuk menghemat waktu, misalnya sarapan di perjalanan atau makan cepat sebelum bekerja. Padahal, kebiasaan ini bisa mengganggu sistem pencernaan dan kesehatan tubuh.

Menurut Times of India, saat seseorang makan sambil berdiri, gravitasi mengarahkan lebih banyak darah ke kaki. Kondisi ini mengurangi aliran darah ke organ pencernaan. Akibatnya, perut bekerja kurang efisien dan lebih mudah menimbulkan gas, kembung, serta gangguan pencernaan.

Peneliti dari Canadian Science Publishing Journal menemukan bahwa posisi berdiri membuat makanan bergerak lebih cepat di lambung. Sebaliknya, saat duduk atau berbaring, proses pencernaan melambat. Mereka juga menjelaskan bahwa makan protein sambil duduk tegak membantu lambung mengosongkan isinya lebih baik, memperlancar pencernaan, dan meningkatkan penyerapan asam amino.

Orang yang makan sambil berdiri biasanya makan lebih cepat. Cara ini membuat mereka menelan lebih banyak udara dan tidak mengunyah makanan dengan baik. Akibatnya, lambung harus bekerja lebih keras untuk memecah makanan dan sering menimbulkan rasa begah atau kembung.
Sebaliknya, orang yang makan perlahan dan penuh kesadaran membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik serta menyerap zat gizi lebih optimal.

Riset dari European Journal of Preventive Cardiology menyebut berdiri selama enam jam bisa membakar sekitar 54 kalori lebih banyak dibanding duduk. Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan ini dapat membantu menurunkan berat badan sedikit demi sedikit.

Namun, makan sambil berdiri juga bisa membuat seseorang cepat lapar. Lambung mengirim sinyal kenyang ke otak tergantung seberapa besar dan seberapa lama perut terisi. Karena tubuh mencerna makanan lebih cepat saat berdiri, terutama makanan tinggi karbohidrat olahan, rasa lapar muncul lebih cepat dan bisa membuat seseorang makan lebih banyak.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?
Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya
Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya
Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada
Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

Polisi mengamankan delapan orang terkait insiden di Kabupaten Merangin, Jambi.

Daerah

Penyerangan Polres Merangin, Delapan Orang SAD Ditangkap

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:00 WIB

Lahan gambut yang menjadi fokus restorasi untuk mencegah karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan.

Nasional

BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi suasana Jazirah Arab pada masa awal Islam, menggambarkan latar sejarah perjuangan Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah.

Khasanah

Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah Pembela Rasulullah SAW

Jumat, 30 Okt 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi teh kemasan berbusa saat aksi demo. ( Foto AI INBRITA)

Nasional

Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya

Jumat, 30 Okt 2026 - 05:00 WIB

Pemancing Taklukkan Lele Raksasa, Tarung 30 Menit. Foto: Euro News

Internasional

Pemancing Jerman Tangkap Lele Raksasa, Samai Rekor Dunia

Jumat, 30 Okt 2026 - 04:00 WIB