7 Kebiasaan yang Dihindari Orang Ber-IQ Tinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang profesional ber-IQ tinggi tetap tenang dan fokus, memilih menyelesaikan masalah daripada mengeluh.

Seorang profesional ber-IQ tinggi tetap tenang dan fokus, memilih menyelesaikan masalah daripada mengeluh.

Jakarta, iNBrita.com – Orang dengan IQ tinggi paham bahwa waktu adalah sumber daya yang terbatas. Karena itu, mereka menyederhanakan pekerjaan agar lebih efisien. Mereka terus belajar, terbuka terhadap perubahan, dan berani mencoba hal baru. Selain itu, mereka rajin melakukan refleksi diri untuk memahami dan mengembangkan kesadaran diri yang lebih baik.
Dikutip dari laman Your Tango, berikut beberapa hal yang biasanya tidak dilakukan oleh orang ber-IQ tinggi:

1. Mengeluh

Orang ber-IQ tinggi tidak menghabiskan waktu untuk mengeluh. Mereka mampu mengungkapkan perasaan dengan sehat dan tahu bahwa bersikap negatif tidak menyelesaikan masalah.
Psikolog Guy Winch menjelaskan bahwa terlalu sering mengeluh justru memperburuk keadaan. Keluhan yang terus-menerus hanya menumpuk rasa frustasi dan membuat seseorang merasa tidak berdaya.
Alih-alih fokus pada kekecewaan, orang ber-IQ tinggi memilih mencari solusi dan memperbaiki keadaan.

2. Mengkhawatirkan Masa Depan

Mereka tidak membuang waktu untuk hal-hal di luar kendali, termasuk kekhawatiran tentang masa depan.
Psikolog Nick Wignall menyebut bahwa kekhawatiran hanya memberi ilusi kepastian, padahal justru membuat seseorang rapuh.
Orang ber-IQ tinggi menerima bahwa hidup penuh ketidakpastian dan memilih menghadapinya dengan pikiran jernih.

Baca Juga :  Bongkar Pasang Proyek Taman Tugu 17, Anggaran Rp 4,3 Miliar

3. Mengejar Kesempurnaan

Mereka tahu bahwa kesempurnaan hanyalah ilusi dan musuh dari kemajuan.
Menurut Monica Ramunda, pendiri Rocky Mountain Counseling Services, perfeksionisme justru menghalangi kebahagiaan dan kemampuan menikmati kesuksesan.
Bagi orang ber-IQ tinggi, kesalahan adalah guru terbaik yang mengajarkan cara menuju keberhasilan.

4. Selalu Mengatakan “Ya”

Orang cerdas tahu kapan harus menolak. Mereka menetapkan batasan yang jelas agar waktu dan energi tidak habis untuk memenuhi keinginan orang lain.
Terapis Merle Yoste menjelaskan bahwa selalu berkata “ya” bisa membuat seseorang kehilangan waktu untuk diri sendiri.
Mereka berani berkata “tidak” demi menjaga keseimbangan, kedamaian, dan kesehatan mental.

5. Menyimpan Dendam

Orang ber-IQ tinggi tidak menahan dendam karena tahu bahwa hal itu hanya mengikat mereka pada masa lalu.
Menurut terapis Diane Barn, dendam hanya menumbuhkan rasa benar sendiri tanpa menyelesaikan emosi negatif.
Mereka memilih melepaskan rasa marah dan melangkah maju untuk hidup lebih tenang.

Baca Juga :  Buruan Klaim Kode Redeem Free Fire Mei 2026 Gratis

6. Mengendalikan Emosi Orang Lain

Mereka sadar bahwa emosi orang lain bukan tanggung jawab mereka.
Psikolog Nick Wignall menjelaskan, berusaha memperbaiki perasaan orang lain justru membuat emosi itu terasa tidak valid.
Orang ber-IQ tinggi fokus mengendalikan diri sendiri—bukan mencoba mengatur reaksi orang lain.

7. Merasa Paling Benar

Mereka tidak takut mengakui kesalahan. Orang ber-IQ tinggi memahami bahwa pengetahuan manusia terbatas dan selalu ada ruang untuk belajar.
Menurut Aloia, penerimaan diri berarti menyadari bahwa kita tidak selalu punya semua fakta dan jawaban.
Kerendahan hati intelektual inilah yang membuat mereka terus berkembang.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB