Bahaya Jadwal Tidur Tidak Teratur bagi Jantung

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seorang pria yang sedang tidur nyenyak di kamar tidur pada malam hari(Getty Images/iStockphoto/kaipong)

Ilustrasi seorang pria yang sedang tidur nyenyak di kamar tidur pada malam hari(Getty Images/iStockphoto/kaipong)

Jakarta, iNBrita.comPernahkah Anda tidur pukul 23.00 pada suatu hari, lalu baru terlelap pukul 01.00 dini hari di hari berikutnya? Banyak orang menganggap jadwal tidur yang tidak konsisten sebagai hal biasa. Padahal, ahli jantung memperingatkan bahwa kebiasaan ini dapat membahayakan kesehatan jantung.

Ahli kardiologi Douglas Zuckermann, MD, menjelaskan bahwa kurang tidur membuat tubuh kehilangan waktu pemulihan penting setiap malam.

“Kurang tidur meningkatkan hormon stres seperti kortisol, menaikkan tekanan darah saat tidur, dan memicu peradangan. Semua kondisi ini memberi tekanan ekstra pada jantung dan pembuluh darah. Jika terus terjadi, jantung akan bekerja lebih keras dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi serta penyakit jantung,” jelas Douglas.

Mengapa Jadwal Tidur Tidak Teratur Memengaruhi Jantung?

Berikut beberapa alasan utama mengapa pola tidur yang tidak teratur berdampak buruk pada kesehatan jantung:

1. Mengganggu Ritme Sirkadian

Tubuh manusia memiliki ritme sirkadian, yaitu jam biologis 24 jam yang mengatur suhu tubuh, pelepasan hormon, dan siklus tidur.

Ritme ini membantu tubuh menentukan kapan harus tidur dan bangun. Namun, paparan cahaya di malam hari atau aktivitas tengah malam dapat mengganggu ritme tersebut.

Baca Juga :  Waspadai Sumbatan Usus, Akibat Pola Makan Salah

Ahli kardiologi Cynthia A. Kos, DO, FACC, menegaskan bahwa jadwal tidur yang tidak teratur mengacaukan ritme sirkadian yang mengatur detak jantung dan tekanan darah.

“Gangguan ini meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatik, sehingga tubuh tetap berada dalam mode ‘lawan atau lari’. Kondisi ini meningkatkan stres pada jantung dari waktu ke waktu,” jelasnya.

2. Menghambat Penurunan Tekanan Darah di Malam Hari

Saat tidur normal, tubuh menurunkan tekanan darah secara alami. Namun, jadwal tidur yang tidak teratur menghambat proses ini.

Akibatnya, tekanan darah tetap tinggi sepanjang malam dan memberi tekanan lebih besar pada arteri.

Ahli kardiologi Caroline Ball, MD, FACC, menyebut bahwa orang yang tidak mengalami penurunan tekanan darah saat tidur memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular.

3. Mengganggu Metabolisme Tubuh

Pola tidur yang berantakan sering mengacaukan pola makan dan gaya hidup.

Saat kurang tidur, seseorang cenderung memilih makanan tinggi kalori untuk menambah energi. Selain itu, rasa lelah juga membuat seseorang sulit menjaga pola makan sehat dan rutin berolahraga.

Baca Juga :  Warga Temukan Bayi Laki-laki di Mukai Tinggi

Ball menjelaskan bahwa tidur tidak teratur mengganggu cara tubuh memproses gula dan mengatur nafsu makan. Kondisi ini meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, sindrom metabolik, dan kenaikan indeks massa tubuh.

4. Memicu Peradangan

Penelitian menunjukkan bahwa tidur tidak teratur memicu peradangan kronis. Kondisi ini menjadi faktor utama dalam pembentukan aterosklerosis atau penumpukan plak di arteri.

Cynthia menegaskan bahwa ketidakstabilan waktu tidur meningkatkan beban aterosklerosis dalam tubuh.

Douglas menambahkan bahwa kurang tidur mengganggu keseimbangan hormon, meningkatkan peradangan, dan merusak metabolisme glukosa. Semua faktor ini membebani sistem kardiovaskular dan mempercepat munculnya penyakit jantung.

Sebaliknya, tidur terlalu lama juga tidak baik. Durasi tidur berlebihan dapat mengganggu metabolisme dan ritme sirkadian, serta meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, gangguan gula darah, dan peradangan.

Kesimpulan

Jadwal tidur yang teratur membantu tubuh menjaga fungsi jantung tetap optimal. Sebaliknya, pola tidur yang tidak konsisten dapat memicu berbagai gangguan yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Mulai sekarang, usahakan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari untuk menjaga kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi
Bahaya Mikroplastik dari Dapur Ancam Kesehatan Keluarga
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:00 WIB

Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB