Menkomdigi: IoT Pertanian untuk Ketahanan Pangan Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkomdigi Meutya Hafid melihat langsung penggunaan alat IoT Smart Precision Agriculture System oleh petani di Sragen, Rabu (6/11/2025).

Menkomdigi Meutya Hafid melihat langsung penggunaan alat IoT Smart Precision Agriculture System oleh petani di Sragen, Rabu (6/11/2025).

Jakarta, iNBrita.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendorong pemanfaatan teknologi baru untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian Indonesia. Menurutnya, langkah ini dapat membantu mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui program Tani Digital.

Meutya menjelaskan bahwa transformasi pertanian berbasis teknologi Internet of Things (IoT) akan membuat sektor pertanian lebih efisien dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kita harus memanfaatkan teknologi baru seperti Internet of Things (IoT) dan kecerdasan artifisial (AI) agar hasilnya langsung meningkatkan produktivitas masyarakat,” ujar Meutya saat menghadiri kegiatan Panen Tani Digital di Kabupaten Sragen, Rabu (6/11/2025).

Ia menambahkan, salah satu alat dalam program Tani Digital ialah IoT Smart Precision Agriculture System. Alat hasil karya anak bangsa ini telah terbukti meningkatkan produktivitas petani, menekan biaya produksi, dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Produktivitas petani naik, penggunaan pupuk turun hingga 50 persen, dan emisi karbon serta polusi air akibat pupuk berlebih juga menurun,” jelas Meutya.

Dalam acara tersebut, Tri Widodo, seorang petani asal Kabupaten Sragen, berbagi pengalamannya kepada Menkomdigi. Ia merasakan langsung manfaat teknologi IoT dalam menghemat penggunaan pupuk.

“Sebelum memakai alat digital Jinawi, saya menghabiskan pupuk sebanyak 1,05 ton per hektare. Setelah menggunakan alat ini, saya hanya memakai sekitar 650 kilogram per hektare,” kata Tri Widodo.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB

 Pemerintah mengevaluasi penambahan kuota Pertalite akibat lonjakan konsumsi masyarakat.(foto : Liputan6.com/Lizsa Egaham)

Ekonomi

Pemerintah Kaji Penambahan Kuota Pertalite hingga Akhir 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 18:00 WIB

Hardizal menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Hardizal Dukung Santri Unggul untuk Indonesia Emas 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:00 WIB