Kapolri Tegaskan Identitas Pelaku Ledakan SMAN 72 Terungkap

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabodo di Istana Merdeka. (Rolando F/detikcom)

Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabodo di Istana Merdeka. (Rolando F/detikcom)

Jakarta, iNBrita.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan perkembangan terkini terkait peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia memastikan bahwa terduga pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Sementara untuk terduga pelaku saat ini sudah kita dapatkan,” ujar Jenderal Sigit di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025).

Kapolri menjelaskan, tim kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman terhadap terduga pelaku, termasuk menelusuri latar belakang dan lingkungan tempat tinggalnya.

“Anggota sedang melakukan pendalaman terkait identitas pelaku, lingkungan pelaku, termasuk rumah dan hal-hal lain yang saat ini sedang kita dalami dan akan diinformasikan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Turun Jauh dari Rp3Jt

Jenderal Sigit juga mengungkapkan bahwa jumlah korban ledakan mencapai sekitar 60 orang. Namun, sebagian besar korban kini telah berangsur pulang ke rumah setelah mendapatkan perawatan di posko yang telah disiapkan.

“Di awal jumlah korban kurang lebih mencapai 50 atau 60 orang, tapi saat ini alhamdulillah sudah dibuatkan posko dan korban sudah berangsur-angsur pulang,” imbuh Kapolri.

Baca Juga :  Seleksi Paskibraka 2026 Sungai Penuh Resmi Dibuka Sekda

Lebih lanjut, Kapolri menyebut dua orang korban masih menjalani operasi, salah satunya adalah terduga pelaku.

“Salah satu dari yang saat ini melaksanakan operasi adalah terduga pelaku, dan untuk motif saat ini sedang kita dalami,” tuturnya.

Diketahui, ledakan terjadi dua kali saat Salat Jumat berlangsung di masjid SMAN 72 Jakarta. Kejadian itu memicu kepanikan di antara para siswa dan guru, yang berhamburan keluar dari masjid untuk menyelamatkan diri.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru
BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat
Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang
BPOM Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kenaikan Harga Obat
BGN Hentikan Pendaftaran Dapur Baru MBG, Ini Alasannya
Cara Cek STNK Asli Sebelum Beli Kendaraan Bekas
Korupsi MBG, Pengadaan Motor Listrik Rp1 Triliun Disorot
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Aturan Kemenkes
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:00 WIB

KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:00 WIB

Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:00 WIB

BPOM Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kenaikan Harga Obat

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:00 WIB

BGN Hentikan Pendaftaran Dapur Baru MBG, Ini Alasannya

Berita Terbaru

KPK lelang barang mewah. (Adhfar/detikcom)

Nasional

KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:00 WIB

Tampilan Suzuki Fronx 2026 yang mengusung desain SUV coupe modern dengan teknologi hybrid dan fitur keselamatan canggih.( Foto : Rizky.A/GridOto.com)

Teknologi

Harga Suzuki Fronx 2026 Terbaru SUV Hybrid

Jumat, 5 Jun 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam dengan harga terbaru yang mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat pagi.( FOTO : Indrianto Eko Suwarso/wpa/am. )

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Cek

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:00 WIB

Bupati Monadi menyerahkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Desa Bedeng Delapan dan Desa Simpang Belui, Kabupaten Kerinci, Jumat (5/6/2026). Foto Kerinci Satu.

KERINCI

Bupati Monadi Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Kerinci

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:00 WIB

Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya permintaan aset safe haven akibat konflik Timur Tengah.(Foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Mayoritas Mata Uang Asia Melemah, Rupiah Menguat Tipis

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:00 WIB