Istana Praha, Kompleks Kerajaan Megah di Republik Ceko

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan Istana Praha di Republik Ceko, kompleks istana terbesar di dunia yang menjadi ikon sejarah dan warisan budaya UNESCO.

Pemandangan Istana Praha di Republik Ceko, kompleks istana terbesar di dunia yang menjadi ikon sejarah dan warisan budaya UNESCO.

Jakarta, iNBrita.com – Eropa memiliki banyak istana megah, salah satunya Istana Praha (Prague Castle) di Republik Ceko. Bangunan ini berdiri kokoh selama lebih dari 1.000 tahun dan tercatat sebagai kompleks istana terbesar di dunia menurut Guinness World Records, dengan luas mencapai 45 hektare.

Terletak di kota Praha, kompleks ini termasuk dalam situs warisan dunia UNESCO karena menyimpan sejarah panjang dan arsitektur klasik yang masih terjaga. Awalnya, istana ini hanyalah benteng kecil dari kayu di atas bukit di tepi Sungai Vltava.

1. Awal Mula Berdirinya Istana Praha

Sekitar tahun 920 M, Pangeran Bořivoj dari keluarga Premyslides membangun Basilika Santo George dengan gaya arsitektur Romanesque. Gereja ini dulu berfungsi sebagai biara, namun kini telah menjadi museum seni.

Tak lama kemudian, ia juga mendirikan Katedral St. Vitus pada 930 M, yang berfungsi sebagai tempat penobatan raja Bohemia serta makam para raja dan santo.

Baca Juga :  Dekorasi Rumah Sejuk Hemat Listrik Tanpa AC

2. Era Kejayaan di Bawah Raja Charles IV

Pada abad ke-14, Raja Charles IV melakukan renovasi besar-besaran. Ia memperluas kompleks istana, memperkuat benteng, dan memperindah Katedral St. Vitus dengan gaya Gotik seperti katedral megah di Prancis.

Pembangunan berlanjut di masa Wenceslas IV, namun Perang Hussite (1419–1434) menyebabkan sebagian bangunan rusak parah.

3. Dinasti Jagellons dan Pembangunan Ulang Istana

Setelah perang berakhir, Dinasti Jagellons membangun ulang Istana Praha pada 1483. Mereka memperkokoh benteng dan menambah menara pertahanan seperti Menara Daliborka, Menara Putih, Menara Selatan, dan Menara Mesiu.

Selain itu, mereka memperluas aula kerajaan dan memasang jendela besar bergaya Renaisans yang mencerminkan arsitektur modern Eropa kala itu.

4. Sentuhan Seni di Masa Raja Rudolf II

Memasuki abad ke-16, istana semakin megah. Dibangun lapangan tembak, taman luas, dan rumah-rumah baru di sisi selatan.

Raja Rudolf II kemudian menjadikan Istana Praha sebagai pusat kerajaan dan seni. Ia menambah Aula Spanyol (Spanish Hall) untuk menyimpan koleksi seni dan benda berharga miliknya.

Baca Juga :  Hunian Bellefont Gading Serpong Bergaya Prancis yang Diminati

5. Masa Kemunduran dan Pemulihan Kembali

Pada abad ke-18, istana sempat terbengkalai karena pusat pemerintahan berpindah ke Wina. Namun, Kaisar Ferdinand V kemudian memulihkan kembali beberapa ruangan, termasuk Aula Spanyol dan ruang seni, agar kembali berfungsi.

Setelah berdirinya Republik Ceko tahun 1918, arsitek Josip Plecnik merenovasi istana agar bisa digunakan sebagai kediaman kepala negara.

6. Dibuka untuk Umum dan Jadi Ikon Wisata Dunia

Sejak tahun 1989, Istana Praha resmi dibuka untuk publik. Wisatawan kini dapat menjelajahi taman kerajaan, aula besar, Golden Lane, dan istana lama.

Kini, kompleks ini menjadi kantor dan kediaman resmi Presiden Republik Ceko sekaligus ikon wisata bersejarah dunia.

Bangunan penting di dalam kompleks mencakup Katedral St. Vitus, Basilika Santo George, Golden Lane, menara pertahanan, dan taman megah yang memancarkan keindahan arsitektur Eropa klasik.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Ampuh Usir Laron di Rumah Tanpa Lampu Mati
Hunian Bellefont Gading Serpong Bergaya Prancis yang Diminati
Cara Menata Furnitur Agar Ruangan Rapi Nyaman
Misteri Rumah Hantu Minxiong Paling Angker Taiwan
KPR Renovasi Rumah, Solusi Cepat tapi Mahal
Inspirasi Desain Ruang Keluarga Sempit yang Stylish
Alasan Orang Jepang Tidur di Lantai Futon
Stadium 974 Qatar, Stadion Unik dari Peti Kemas
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 November 2025 - 03:00 WIB

Cara Ampuh Usir Laron di Rumah Tanpa Lampu Mati

Minggu, 16 November 2025 - 20:30 WIB

Hunian Bellefont Gading Serpong Bergaya Prancis yang Diminati

Rabu, 12 November 2025 - 19:30 WIB

Istana Praha, Kompleks Kerajaan Megah di Republik Ceko

Rabu, 12 November 2025 - 19:00 WIB

Cara Menata Furnitur Agar Ruangan Rapi Nyaman

Rabu, 12 November 2025 - 18:30 WIB

Misteri Rumah Hantu Minxiong Paling Angker Taiwan

Berita Terbaru

Bunga daisy mekar dengan kelopak putih dan pusat kuning cerah. ( Foto Pexels)

Pendidikan

Arti Bunga Daisy Cantik Simbol Kesetiaan dan Cinta

Sabtu, 13 Jun 2026 - 00:00 WIB

Ishak (76) berjuang melawan stroke di tengah keterbatasan hidup. (Istimewa)

KERINCI

Ishak Berjuang Melawan Stroke di Tengah Keterbatasan Hidup

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:00 WIB

Foto: Ilustrasi Trading (Istimewa)

Ekonomi

Harga Emas Naik Tajam, Investor Berburu Logam Mulia

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:00 WIB

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Kuasai Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok Tajam Hari Ini, Saatnya Beli?

Kamis, 11 Jun 2026 - 14:00 WIB