Misteri Perampokan Emas Terbesar di Masa Jepang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Harta Karun Emas. (Dok. Freepik)

Foto: Ilustrasi Harta Karun Emas. (Dok. Freepik)

Jakarta, iNBrita.com – Sejarah Indonesia mencatat satu kasus pencurian emas yang sangat mengejutkan pada masa pendudukan Jepang. Peristiwa ini melibatkan hampir satu ton emas milik negara.

Dalam buku Revoloesi Pemoeda (2018), sejarawan Ben Anderson menulis bahwa perwira Jepang bernama Hiroshi Nakamura mencuri sekitar 960 kilogram emas dari kantor Pegadaian di Jalan Kramat, Jakarta Pusat. Ia memanfaatkan kekacauan setelah Perang Dunia II untuk membawa kabur emas itu.

Nakamura tidak bekerja sendirian. Ia meminta dukungan atasannya, Kolonel Nomura Akira. Dengan bantuan ini, ia mengangkut emas menggunakan truk militer dan menyimpannya di rumah kekasihnya, Carla Wolff. Setelah itu, ia memindahkan emas tersebut ke sebuah taman milik seorang pengusaha Tionghoa.

Baca Juga :  BNPB Sebut 35 Tewas dan 25 Hilang di Aceh

Masalah muncul ketika Carla tiba-tiba hidup mewah dan suka memamerkan kekayaan. Ia bahkan membuat pernyataan mencolok: “Saya lebih kaya dari Ratu Belanda. Saya akan tidur di ranjang emas dan menjamu tamu dengan piring emas,” dikutip dari Rampok (2012).

Perilaku Carla memicu kecurigaan intelijen Belanda dan Inggris, apalagi karena ia tergabung dalam kelompok gerilya Nederlandsch Indies Guerilla (NIGO). Mereka kemudian menyelidiki sumber kekayaannya dan menemukan bahwa harta tersebut berasal dari emas curian.

Ironisnya, dua intelijen Belanda yang mengetahui fakta itu justru menyalahgunakan situasi dan mengambil sekitar 20 kilogram emas untuk kepentingan pribadi.

Kasus ini semakin meluas hingga pemerintah Belanda yang masih berkuasa di Jakarta turun tangan. Mereka menangkap Nakamura, Carla, Kolonel Nomura, serta dua intel Belanda, lalu menyatakan semuanya bersalah.

Baca Juga :  Update Cuaca BMKG Kerinci: Hujan Ringan dan Angin Kencang

Surat kabar De Locomotief pada 1 Agustus 1948 melaporkan bahwa pihak berwenang hanya berhasil menyita emas senilai 1 juta gulden. Sisa ratusan kilogram emas itu hilang tanpa jejak. Ada yang percaya Nakamura sempat menyembunyikannya sebelum ditangkap, dan ada pula dugaan emas tersebut terkubur di kawasan Menteng, Jakarta.

Hingga kini, masyarakat masih mempertanyakan di mana sisa emas itu berada. Misteri besar ini tetap menjadi bagian sejarah Indonesia karena harta negara tersebut tidak pernah ditemukan kembali.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil
KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru
BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat
Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang
BPOM Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kenaikan Harga Obat
BGN Hentikan Pendaftaran Dapur Baru MBG, Ini Alasannya
Cara Cek STNK Asli Sebelum Beli Kendaraan Bekas
Korupsi MBG, Pengadaan Motor Listrik Rp1 Triliun Disorot
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:00 WIB

KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:00 WIB

Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:00 WIB

BPOM Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kenaikan Harga Obat

Berita Terbaru

Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden

Nasional

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Sabtu, 6 Jun 2026 - 06:00 WIB

Pabrik Nissan Sunderland yang akan digunakan Chery untuk produksi mobil(Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikOto)

Teknologi

Chery Produksi Mobil di Pabrik Nissan Inggris

Sabtu, 6 Jun 2026 - 05:00 WIB

Ilustrasi hindari ghibah. Foto: Pexels

Khasanah

Enam Kesalahan yang Membuat Pahala Menjadi Sia-Sia

Sabtu, 6 Jun 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi terapi berhenti merokok. ( Foto Pexels)

Kesehatan

BPOM Pastikan Terapi Nikotin Aman untuk Berhenti Merokok

Sabtu, 6 Jun 2026 - 03:00 WIB

Freefire Bola (Source: Free fire)

Game

Free Fire MAX Bagikan Kode Redeem 6 Juni 2026

Sabtu, 6 Jun 2026 - 02:00 WIB