Home / Nasional

Minggu, 23 November 2025 - 06:00 WIB

Misteri Perampokan Emas Terbesar di Masa Jepang

Foto: Ilustrasi Harta Karun Emas. (Dok. Freepik)

Foto: Ilustrasi Harta Karun Emas. (Dok. Freepik)

Jakarta, iNBrita.com – Sejarah Indonesia mencatat satu kasus pencurian emas yang sangat mengejutkan pada masa pendudukan Jepang. Peristiwa ini melibatkan hampir satu ton emas milik negara.

Dalam buku Revoloesi Pemoeda (2018), sejarawan Ben Anderson menulis bahwa perwira Jepang bernama Hiroshi Nakamura mencuri sekitar 960 kilogram emas dari kantor Pegadaian di Jalan Kramat, Jakarta Pusat. Ia memanfaatkan kekacauan setelah Perang Dunia II untuk membawa kabur emas itu.

Nakamura tidak bekerja sendirian. Ia meminta dukungan atasannya, Kolonel Nomura Akira. Dengan bantuan ini, ia mengangkut emas menggunakan truk militer dan menyimpannya di rumah kekasihnya, Carla Wolff. Setelah itu, ia memindahkan emas tersebut ke sebuah taman milik seorang pengusaha Tionghoa.

Baca juga :   Harga Emas Antam Hari Ini Pecahkan Rekor Tertinggi

Masalah muncul ketika Carla tiba-tiba hidup mewah dan suka memamerkan kekayaan. Ia bahkan membuat pernyataan mencolok: “Saya lebih kaya dari Ratu Belanda. Saya akan tidur di ranjang emas dan menjamu tamu dengan piring emas,” dikutip dari Rampok (2012).

Perilaku Carla memicu kecurigaan intelijen Belanda dan Inggris, apalagi karena ia tergabung dalam kelompok gerilya Nederlandsch Indies Guerilla (NIGO). Mereka kemudian menyelidiki sumber kekayaannya dan menemukan bahwa harta tersebut berasal dari emas curian.

Ironisnya, dua intelijen Belanda yang mengetahui fakta itu justru menyalahgunakan situasi dan mengambil sekitar 20 kilogram emas untuk kepentingan pribadi.

Kasus ini semakin meluas hingga pemerintah Belanda yang masih berkuasa di Jakarta turun tangan. Mereka menangkap Nakamura, Carla, Kolonel Nomura, serta dua intel Belanda, lalu menyatakan semuanya bersalah.

Baca juga :   Presiden Prabowo Hadiri Pertunjukan Sekolah Rakyat Banjarbaru

Surat kabar De Locomotief pada 1 Agustus 1948 melaporkan bahwa pihak berwenang hanya berhasil menyita emas senilai 1 juta gulden. Sisa ratusan kilogram emas itu hilang tanpa jejak. Ada yang percaya Nakamura sempat menyembunyikannya sebelum ditangkap, dan ada pula dugaan emas tersebut terkubur di kawasan Menteng, Jakarta.

Hingga kini, masyarakat masih mempertanyakan di mana sisa emas itu berada. Misteri besar ini tetap menjadi bagian sejarah Indonesia karena harta negara tersebut tidak pernah ditemukan kembali.

(ES*)

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

emas batangan Antam berbagai ukuran dengan sertifikat resmi

Nasional

Harga Emas Antam Naik, Tembus Rp 2,92 Juta per Gram
uben Amorim bersama Manchester United di Old Trafford

Nasional

Kritik Amorim ke MU Berakhir dengan Pemecatan
Seorang ayah mengambil rapor anak di sekolah

Nasional

BKKBN Imbau Ayah Ambil Rapor Anak
PNS wajib taati aturan menikah cerai poligami sesuai PP 10 1983 dan PP 45 1990.”

Nasional

Negara Atur Cinta PNS dari Nikah hingga Poligami
Petugas damkar padamkan kebakaran di RS Hermina Jatinegara

Nasional

RS Hermina Terbakar 75 Pasien Dievakuasi
Prabowo Subianto duduk dengan siswa dan orang tua menyaksikan musik tradisional Kalsel

Nasional

Presiden Prabowo Hadiri Pertunjukan Sekolah Rakyat Banjarbaru
Bunga bangkai Amorphophallus titanum mekar sempurna di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.

Nasional

Bunga Bangkai Mekar di Kebun Raya Bogor
Lisa Mariana saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri terkait kasus pencemaran nama baik Ridwan Kamil.

Nasional

Ridwan Kamil Tolak Damai, Lisa Jadi Tersangka