Jakarta, iNBrita.com – Kanker paru sering dikaitkan dengan batuk berkepanjangan. Namun, gejalanya bisa muncul dalam bentuk ringan yang kerap diabaikan. Perubahan pada jari, nyeri bahu, hingga gangguan keseimbangan bisa menjadi tanda penyakit ini. Penting untuk mengenali gejala-gejala jarang ini agar segera mendapat penanganan.
1. Penurunan Berat Badan Mendadak
Dr. Ben Creelan dari Moffitt Cancer Center, Tampa, FL, menjelaskan bahwa penurunan berat badan yang tiba-tiba tanpa sebab jelas bisa menandai kanker paru. “Jika Anda kehilangan berat badan dalam beberapa minggu tanpa faktor seperti depresi atau kesedihan, segera periksakan diri,” katanya.
2. Nyeri Bahu Parah
American Cancer Society (ACS) menyatakan tumor di bagian atas paru-paru (Pancoast) dapat menekan tulang belikat atau pleksus brakialis, menimbulkan nyeri bahu parah. Dr. Creelan menambahkan, nyeri ini bisa memburuk selama beberapa minggu dan bahkan menyebabkan mati rasa atau kelumpuhan lengan jika tidak diobati.
3. Jari Tangan Menebal dan Kaku
Kanker paru-paru bisa menimbulkan osteoartropati hipertrofik, yaitu penebalan dan kekakuan pada jari-jari. Gejala ini paling sering muncul pada kanker paru non-sel kecil (NSCLC). Dr. Creelan menegaskan, “Satu-satunya cara mengatasinya adalah dengan mengobati kanker yang mendasarinya.”
4. Suara Serak atau Parau
Perubahan suara, seperti menjadi serak atau parau, dapat menandai kanker paru. Tumor dapat menyerang saraf menuju kotak suara sehingga suara pasien berubah, kata Dr. Creelan.
5. Wajah Merah dan Bengkak
Michael Wert, MD, spesialis paru-paru di Ohio State University Wexner Medical Center, menjelaskan bahwa wajah merah atau bengkak bisa muncul ketika kanker menekan saraf dan pembuluh darah di dada atau leher. Kondisi ini memerlukan evaluasi medis segera.
6. Perubahan pada Kelopak Mata atau Pupil
Tumor Pancoast dapat menekan saraf dan pembuluh darah, sehingga kelopak mata atas terlihat terkulai atau pupil mengecil. Gejala ini jarang, namun penting untuk diperhatikan.
7. Gangguan Kesehatan Mental
Penelitian di Denmark menemukan pasien dengan ansietas, depresi, atau demensia memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker paru sel kecil (SCLC). Kanker dapat memengaruhi sistem imun atau hormon, bahkan menyebar ke otak, sehingga memicu kebingungan dan depresi.
8. Kehilangan Keseimbangan
Kanker paru dapat memengaruhi sistem saraf dan fungsi otot, sehingga pasien mudah kehilangan keseimbangan. Tumor yang menyumbat vena besar dari kepala ke jantung juga bisa menyebabkan gangguan ini.
9. Ginekomastia pada Pria
Kanker paru-paru dapat mengganggu keseimbangan hormon dan memicu pembesaran jaringan payudara pada pria (ginekomastia). Meskipun jarang, gejala ini perlu diwaspadai sebagai tanda peringatan.
(VVR*)














