Museveni Menang Lagi, Oposisi Tolak Hasil Pemilu Uganda

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Uganda Yoweri Museveni merayakan kemenangan dalam Pemilu Uganda 2026 di Kampala, di tengah penolakan hasil pemilu oleh oposisi.

Presiden Uganda Yoweri Museveni merayakan kemenangan dalam Pemilu Uganda 2026 di Kampala, di tengah penolakan hasil pemilu oleh oposisi.

Kampala, iNBrita.comPresiden Uganda Yoweri Museveni kembali memenangkan pemilihan presiden dan mengamankan masa jabatan ketujuhnya. Pemilu ini berlangsung di tengah kekerasan, intimidasi, dan pemadaman internet, sementara oposisi langsung menolak hasil pemungutan suara.

Mengutip AFP, Minggu (18/1/2026), para pengamat pemilu Afrika menilai penangkapan dan penculikan menciptakan iklim ketakutan menjelang hari pemungutan suara. Komisi Pemilihan Umum Uganda menyebut Museveni, yang kini berusia 81 tahun, meraih 71,65 persen suara dalam pemilu yang digelar Kamis (15/1).

Laporan Korban Jiwa Warnai Pengumuman Kemenangan

Pengumuman kemenangan Museveni muncul saat laporan menyebut sedikitnya 10 orang tewas dan aparat melakukan berbagai tindakan intimidasi terhadap oposisi serta kelompok masyarakat sipil. Dengan hasil ini, Museveni memperpanjang kekuasaannya hingga hampir 40 tahun sejak ia merebut kekuasaan pada 1986.

Bobi Wine Kalah, Oposisi Tolak Hasil Pemilu

Museveni mengalahkan Bobi Wine, mantan penyanyi berusia 43 tahun yang publik kenal dengan julukan “presiden ghetto”, merujuk pada kawasan kumuh Kampala tempat ia dibesarkan. Wine, yang bernama asli Robert Kyagulanyi, hanya mengantongi 24,72 persen suara.

Selama bertahun-tahun, aparat keamanan terus menekan Wine, termasuk melalui penangkapan berulang menjelang pencalonannya pada pemilu 2021. Setelah pengumuman hasil terbaru, Wine menyatakan penolakan total terhadap apa yang ia sebut sebagai hasil pemilu palsu.

Baca Juga :  BNN Tangkap Dewi Astutik, Buronan Narkoba Internasional

Wine Mengaku Bersembunyi, Polisi Bantah Penggerebekan

Wine mengaku bersembunyi setelah pasukan keamanan menggerebek rumahnya.
“Saya tahu para penjahat ini mencari saya di mana-mana, dan saya melakukan yang terbaik untuk tetap aman,” tulis Wine melalui akun X.

Polisi Uganda membantah tuduhan penggerebekan dan menyatakan bahwa Wine masih berada di kediamannya. Namun, polisi mengakui mereka mengerahkan pasukan keamanan di sekitar rumah tersebut.

“Kami tidak melarang orang mengakses rumahnya, tetapi kami tidak akan mentolerir penggunaan kediaman itu untuk berkumpul dan memicu kekerasan,” ujar juru bicara polisi Kituuma Rusoke kepada wartawan.

Aparat Perketat Keamanan di Kampala

Aparat keamanan memperketat penjagaan di Kampala, ibu kota Uganda. Pemerintah berupaya mencegah gelombang protes seperti yang sebelumnya melanda Kenya dan Tanzania dalam beberapa bulan terakhir.

Pendukung Puji Museveni, Kritik Korupsi Menguat

Sebagian warga Uganda masih memuji Museveni sebagai pemimpin yang mengakhiri kekacauan pasca-kemerdekaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, banyak pihak menyoroti hilangnya kepercayaan publik akibat skandal korupsi besar yang terus berulang.

“Saya sangat senang melihat dia menang. Kemenangan ini lahir dari kerja keras, dedikasi, dan komitmennya kepada rakyat Uganda,” kata Isaac Kamba, guru berusia 37 tahun, saat menghadiri demonstrasi pro-pemerintah di lapangan kriket Kampala.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Disambut Meriah Diaspora Indonesia di Filipina

Oposisi Tuduh Kecurangan, Pengamat Soroti Intimidasi

Juru bicara National Unity Platform, partai pendukung Wine, kembali menegaskan bahwa hasil pemilu tersebut palsu. Wine menuduh pemerintah melakukan kecurangan besar-besaran dalam penghitungan suara dan menyerang tim kampanyenya selama pemadaman internet yang berlangsung sejak Selasa.

Pemerintah memulihkan akses internet pada Sabtu malam (17/1). Para pengamat pemilu Afrika menyatakan mereka tidak menemukan bukti manipulasi penghitungan suara, tetapi mereka mengecam keras praktik intimidasi, penangkapan, dan penculikan terhadap oposisi dan masyarakat sipil.

Partai Penguasa Dominasi Parlemen

Partai penguasa Gerakan Perlawanan Nasional juga menguasai sebagian besar kursi parlemen. Museveni, yang memimpin Uganda sejak 1986, memegang kendali penuh atas negara dan aparat keamanannya.

Selama pemerintahannya, Museveni secara konsisten menekan setiap penantang politik. Aparat menculik Kizza Besigye, tokoh oposisi senior yang empat kali menantang Museveni, di Kenya pada 2024 dan membawanya kembali ke Uganda. Hingga kini, pengadilan militer Uganda masih mengadilinya atas tuduhan pengkhianatan.

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB