Home / Internasional

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:59 WIB

Israel Bombardir Perbatasan Lebanon-Suriah, Korban Berjatuhan

Foto: Asap mengepul setelah serangan Israel menyusul perintah evakuasi militer Israel, di Chehour, Lebanon selatan, 19 November 2025. REUTERS/Ali Hankir

Foto: Asap mengepul setelah serangan Israel menyusul perintah evakuasi militer Israel, di Chehour, Lebanon selatan, 19 November 2025. REUTERS/Ali Hankir

Jakarta, iNBrita.com  – Ketegangan di Lebanon meningkat setelah Israel melancarkan serangan udara ke wilayah selatan Lebanon dan perbatasan Suriah–Lebanon pada Rabu (21/1/2026). Serangan itu menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai hampir 20 lainnya, meskipun Israel dan Hizbullah masih terikat gencatan senjata yang dimediasi AS sejak akhir 2024.

Militer Israel menyerang empat jalur perlintasan di perbatasan Suriah–Lebanon yang mereka klaim digunakan Hizbullah untuk menyelundupkan senjata. Mereka juga mengebom sejumlah kawasan pemukiman di Lebanon selatan.

Israel mengaku berhasil menewaskan seorang penyelundup senjata utama Hizbullah di wilayah Sidon, Lebanon selatan.

Baca juga :   Rini Widyantini: Sekolah Rakyat Jantung Peningkatan SDM

Sebaliknya, militer Lebanon mengecam serangan itu, menyatakan Israel menargetkan rumah-rumah warga sipil dan melanggar kedaulatan Lebanon serta perjanjian gencatan senjata. Mereka menambahkan bahwa serangan tersebut menghambat upaya tentara Lebanon untuk melucuti senjata Hizbullah sesuai kesepakatan.

Presiden Lebanon Joseph Aoun mengecam keras Israel dan menuduh negara itu terus melakukan agresi sistematis yang membahayakan warga sipil. “Israel kembali menyerang desa-desa berpenduduk di Lebanon, melakukan eskalasi berbahaya yang mengancam warga sipil,” ujar Aoun. Ia menambahkan bahwa perilaku agresif ini menunjukkan Israel menolak mematuhi kewajiban dalam perjanjian penghentian permusuhan.

Baca juga :   Dokumen Imigrasi Calon Jemaah Haji 2026 Dipermudah

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan 19 orang luka-luka akibat serangan udara Israel di Qanarit. Kantor Berita Nasional Lebanon menyebut jet tempur Israel mengebom bangunan di beberapa desa dan kota selatan, termasuk al-Kharayeb, al-Ansar, Qanarit, Kfour, dan Jarjouh.

Israel menyerang setelah sebelumnya mengeluarkan peringatan akan menargetkan sasaran tertentu di Lebanon. Pada hari yang sama, serangan mereka terhadap kendaraan di Zahrani, distrik Sidon, menewaskan satu orang. Serangan lain di Bazuriyeh, distrik Tyre, juga menewaskan satu korban.

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Goh Jin Wei bertanding di final Thailand Masters 2026

Internasional

Goh Jin Wei Jadi Finalis Thailand Masters 2026
Ilustrasi penipuan online di media sosial, menunjukkan risiko kehilangan uang akibat iklan palsu.

Internasional

Modus Penipuan Iklan Medsos Semakin Mengkhawatirkan
Salju menutupi Jabal Al-Lawz di Tabuk, Arab Saudi, musim dingin 2025

Internasional

Tabuk Bersalju Kisah Sejarah dan Alam Menakjubkan
Potret hitam putih Diogo Jota mengenakan jersey Liverpool

Internasional

Ayah Diogo Jota Kenang Putranya yang Rendah Hati
Tiongkok. Warga Gaza mengantre untuk menerima bantuan kemanusiaan.

Internasional

Tiongkok Dorong Gencatan Senjata Menyeluruh di Gaza
Maxence Lacroix menyundul bola dan mencetak gol untuk Crystal Palace melawan Manchester United MU di Old Trafford.

Internasional

MU Vs Palace: Setan Merah Tertinggal di Babak Pertama
Presiden Barcelona Joan Laporta berbicara tentang pengunduran klub dari Super League.

Internasional

Barcelona Mundur Dari Super League, Madrid Tetap Bertahan
Berita internasional Kapal induk Amerika Serikat USS Gerald R. Ford bersiap berlayar ke Timur Tengah, meningkatkan tekanan militer terhadap Iran (Foto: VIA REUTERS/U.S. NAVAL FORCES CENTRAL COMMAND)

Internasional

Berita Internasional Paling Menarik Hari Ini