BRIN Ingatkan Warga Tegal: Tanah Bergerak Berlanjut

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tanah bergerak (Foto: Freepik/Ist)

Ilustrasi tanah bergerak (Foto: Freepik/Ist)

Jakarta, iNBrita.com —  Fenomena tanah bergerak masih berpotensi terjadi di Tegal karena hujan deras dan kondisi geologi setempat. Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari, memprediksi tanah akan terus bergerak sekitar satu minggu sebelum mencapai keseimbangan sementara.

Adrin menegaskan, pemerintah harus meminta penduduk menjauh dari zona gerakan tanah aktif.

Pemerintah sebaiknya merelokasi penduduk, sementara masyarakat dapat memanfaatkan kawasan itu untuk pertanian atau perkebunan.

Baca Juga :  Ayam Goreng Widuran Solo Kini Berlabel Non-Halal

Gerakan tanah di Tegal termasuk tipe nendatan, dan tanah bergerak di lereng landai sehingga menimbulkan risiko lebih rendah dibanding longsor tipe luncuran yang curam.

Curah hujan tinggi memicu pergerakan tanah karena air meresap ke lapisan batu lempung yang mudah melemah.

Pemerintah sudah menyusun peta kerentanan gerakan tanah, namun pihak berwenang perlu memperjelas dan menyosialisasikan peta itu agar masyarakat memahami jenis dan tingkat risikonya. Adrin menambahkan, vegetasi dengan akar kuat menahan tanah, tetapi hujan ekstrem tetap bisa memicu longsor.

Baca Juga :  Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci Sedia Layanan "LAUK SEMAH"

Ia menekankan masyarakat harus selalu waspada dan siap siaga, terutama saat curah hujan tinggi, untuk mengurangi potensi kerugian.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ki Hajar Dewantara dan Sejarah Hari Pendidikan Nasional
Pria Karawang Tewas Terjerat Benang Layangan
Gegana Brimob Amankan JIExpo Jelang Konser
Menkomdigi Sebut Amien Rais Sebar Ujaran Kebencian
3M Kunci Utama Tingkatkan Mutu Pendidikan Indonesia
Gaji ke-13 ASN Segera Cair, Ini Rinciannya
Sejumlah Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi
Prabowo Beri Kado May Day untuk Nelayan dan Driver
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:00 WIB

Ki Hajar Dewantara dan Sejarah Hari Pendidikan Nasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:00 WIB

Pria Karawang Tewas Terjerat Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:00 WIB

Gegana Brimob Amankan JIExpo Jelang Konser

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:00 WIB

Menkomdigi Sebut Amien Rais Sebar Ujaran Kebencian

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:00 WIB

3M Kunci Utama Tingkatkan Mutu Pendidikan Indonesia

Berita Terbaru

Foto: Getty Images/iStockphoto/AmnajKhetsamtip

Pendidikan

Hal yang Tidak Dilakukan Orang Cerdas: Hindari Gosip

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:00 WIB

Ilustrasi buruh pabrik (IST)

Ekonomi

Upah Minimum dan Tantangan Kesejahteraan Buruh di Jambi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:00 WIB

Ilustrasi penggunaan WhatsApp (Foto: Freepik)

Teknologi

Cek Daftar HP Android Tak Bisa WhatsApp September 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:00 WIB

ilustrasi Mbah Vano meracik dan menjual jamu di Sungai Penuh.

Ekonomi

Mbah Vano Peracik Jamu Tangguh dari Sungai Penuh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:00 WIB

Ki Hajar Dewantara, tokoh pendidikan Indonesia yang mendirikan Taman Siswa ( foto intisari)

Nasional

Ki Hajar Dewantara dan Sejarah Hari Pendidikan Nasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:00 WIB