Raymond-Joaquin Terkuras Fisik Hadapi Tur Eropa

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, fokus menghadapi lawan dalam turnamen bulutangkis.

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, fokus menghadapi lawan dalam turnamen bulutangkis.

Jakarta, iNBrita.com – Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, mengaku tubuh mereka terkuras habis setelah menjalani jadwal turnamen super padat dalam dua bulan terakhir. Mereka menilai pengalaman ini menjadi bahan evaluasi serius menjelang tur Eropa.

Prestasi Mengilap dari Empat Turnamen Beruntun

Raymond dan Joaquin mengikuti empat turnamen beruntun, dari ajang perorangan hingga beregu. Mereka berhasil menembus final dua kali (Indonesia Masters dan Thailand Masters), sekali ke semifinal, dan satu kali kalah di babak awal.

Jeda Singkat Menyulitkan Pemulihan Fisik

Prestasi itu berdampak pada kondisi fisik mereka. Jeda antar-turnamen yang hanya 2–3 hari membuat proses pemulihan tidak maksimal. Setelah tur Asia Tenggara di Malaysia, Indonesia, dan Thailand, mereka langsung terbang ke Qingdao, China, untuk tampil di Badminton Asia Team Championships (BATC).

Raymond menilai penampilan mereka di Thailand Masters (Super 300) sudah melebihi target, meski fisik menurun saat BATC.

“Thailand sudah melebihi target. Di final memang ingin menang, tapi kami belum berhasil di Super 300. Di BATC, evaluasi fokus pada performa fisik dan teknik. Itu harus ditingkatkan, terutama fisik karena rasanya sudah habis,” ujar Raymond saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung.

Tur Eropa Menunggu dengan Jadwal Padat

Setelah jeda singkat pasca-BATC, Raymond dan Joaquin bersiap menghadapi jadwal padat tur Eropa. Mereka akan tampil di All England (3–8 Maret), Swiss Open (10–15 Maret), hingga Orleans Masters (17–22 Maret).

Tekanan Super 500 Lebih Berat

Joaquin menyebut pengalaman bertanding beruntun bukan hal baru, tetapi level Super 500 memberi tekanan lebih besar.

“Tahun lalu kami mengikuti tiga turnamen beruntun dan mencapai dua semifinal serta satu final (Indonesia Masters I, Kaohsiung Masters, Al Ain Masters). Tahun ini, dua turnamen pertama kami langsung ke final. Fisik terasa lebih berat karena lawan di Super 500 top semua dan sulit dikalahkan. Hal itu menjadi evaluasi agar kami bisa meningkatkan fokus dan kondisi fisik,” jelas Joaquin.

Ambisi Naik Podium Tetap Membara

Meski fisik sedang menurun, ambisi mereka tetap membara. Joaquin menegaskan, mereka bertekad meraih podium tertinggi di tur Eropa selanjutnya.

“Saya ingin menang di semua turnamen, karena target sudah ditetapkan. Kami fokus menampilkan yang terbaik dulu,” tutup Joaquin.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hamza Abdelkarim Cetak Gol, Barcelona Buka Peluang Tim Utama
Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global
Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Hamza Abdelkarim Cetak Gol, Barcelona Buka Peluang Tim Utama

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Berita Terbaru

Foto: Foto kolase Elaeidobius kamerunicus, Elaeidobius subvittatus, dan Elaeidobius plagiatus. (Dok. Istimewa)

Teknologi

Kumbang Penyerbuk Sawit Terancam, Produksi Buah Menurun

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:00 WIB

Anggota kepolisian turut membantu proses pemadaman api di Gunung Sumbing, Rabu 21 Oktober 2026. (Foto: Polda Jateng

Nasional

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:00 WIB

SPBU Pertamina melayani pengisian BBM untuk masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. ( AI INBRITA)

Ekonomi

Harga BBM Pertamina, Cek Daftar Lengkap Semua Wilayah

Kamis, 22 Okt 2026 - 05:00 WIB

Nasi goreng kencur kemangi yang gurih, harum, dan praktis untuk menu sehari-hari. ( Foto inbrita)

Kuliner

Resep Nasi Goreng Kencur Kemangi Gurih Praktis Rumahan

Kamis, 22 Okt 2026 - 04:00 WIB