Defisit BPJS Dorong Pemerintah Naikkan Iuran Peserta

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja)

Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja)

Jakarta, iNBrita.com Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa pemerintah perlu menaikkan iuran BPJS Kesehatan setiap lima tahun. Menurutnya, kenaikan ini menyesuaikan inflasi sekaligus memperluas layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“BPJS mengalami defisit hampir Rp 20 triliun per tahun. Jadi, pemerintah harus menyesuaikan tarif iuran setiap lima tahun karena inflasi dan layanan yang semakin luas,” kata Menkes saat mengunjungi Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026).

Baca Juga :  Indonesia Kirim 24 Atlet ke Asian Beach Games 2026

Data BPJS Kesehatan menunjukkan bahwa sebagian besar tahun antara 2014 hingga 2025 defisit terjadi karena pendapatan iuran lebih kecil dibandingkan beban JKN. Rinciannya sebagai berikut:

Total 2014–2025: Pendapatan iuran mencapai Rp 1.353,9 triliun, sedangkan beban JKN sebesar Rp 1.277,9 triliun.

Menkes menegaskan bahwa pemerintah menargetkan peserta mampu menanggung kenaikan iuran. Ia menambahkan, pemerintah ingin memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal dan fasilitas medis tersedia bagi seluruh peserta JKN.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa
Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal
Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online
Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi
Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik
BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok
Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah
Sungai Barito Surut, Transportasi Kalteng Terancam Lumpuh
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik

Berita Terbaru

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB

Ilustrasi proses balik nama kendaraan bekas di Samsat.(Foto : Garda Oto doc.)

Teknologi

Balik Nama Kendaraan Bekas Gratis, Ini Biaya Lengkapnya

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi iPhone 17 dan bocoran iPhone 18 yang akan diperkenalkan Apple dalam Apple Event September 2026.(Foto : KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto)

Teknologi

Harga iPhone 17 Terbaru, Bocoran iPhone 18

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:00 WIB