Home / Nasional

Senin, 10 November 2025 - 15:30 WIB

Pemerintah Anugerah Gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah

Marsinah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional/Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Marsinah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional/Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Jakarta , iNBrita.com — Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada aktivis buruh asal Nganjuk, Marsinah. Pemerintah menilai Marsinah telah berjuang membela hak-hak pekerja hingga akhir hayatnya.

Marsinah lahir di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada 10 April 1969. Ia tumbuh sebagai anak kedua dari tiga bersaudara. Sejak kecil, ia menunjukkan sikap mandiri dan berani mengambil keputusan.

Setelah menamatkan pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk, Marsinah tidak melanjutkan kuliah karena keterbatasan biaya. Ia kemudian bekerja di pabrik arloji PT Catur Putra Surya (CPS) di Sidoarjo. Di tempat kerja itu, Marsinah mempelajari aturan ketenagakerjaan dan membantu rekan-rekannya memahami hak mereka. Ia juga memimpin buruh ketika mereka menuntut keadilan dari perusahaan.

Baca juga :   Prabowo Dorong Kemitraan Setara Indonesia dan Tiongkok

Pada 3 dan 4 Mei 1993, Marsinah memimpin aksi mogok kerja di PT CPS. Ia menuntut perusahaan membatalkan keputusan pemutusan hubungan kerja terhadap sejumlah buruh. Setelah aksi itu, pada 5 Mei 1993, Marsinah tidak kembali ke rumah. Empat hari kemudian, warga menemukan jasadnya di Desa Jegong, Kecamatan Wilangan, Nganjuk.

Baca juga :   Mobil Dirut PDAM Sungai Penuh Terseret Longsor di KM 8, Keluarga Selamat

Peristiwa itu memicu kemarahan publik. Aktivis, mahasiswa, dan lembaga swadaya masyarakat menggelar aksi dan menuntut aparat menegakkan hukum. Polisi menangkap beberapa orang dari pihak manajemen PT CPS, tetapi Mahkamah Agung membebaskan mereka pada 1995.

Masyarakat terus mengenang perjuangan Marsinah. Para buruh meneladani keberanian dan keteguhannya dalam memperjuangkan hak-hak pekerja. Dengan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional, pemerintah mengakui pengorbanan Marsinah sebagai bagian penting dari sejarah perjuangan keadilan sosial di Indonesia.

(Eni)

Berita ini 16 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Nasional

Bupati Kerinci Monadi Ikuti Retret Hari Kedua Bahas Ketahanan Nasional “Ini Aspek Fundamental”
Tim SAR mengevakuasi jasad remaja yang tenggelam di Sungai Gung, Tegal, usai membuat konten lompat dari jembatan.

Nasional

Dua Remaja Tegal Tenggelam Saat Bikin Konten
Aditya Hanafi menjalani persidangan terkait pembunuhan dan pelecehan pegawai BPS di Maluku Utara

Nasional

Pengadilan Vonis Aditya Hanafi Penjara Seumur Hidup
Duta Besar Pakistan Zahid Hafeez Chaudhri bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka membahas dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis.

Nasional

Pakistan Dukung Program Makan Bergizi Gratis Indonesia
Rajab Hayatullah siswa SMAN 1 Solok Selatan menunjukkan medali Juara 3 Nasional Cabang Olahraga Hapkido di Surabaya.

Nasional

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Juara Nasional Cabor Hapkido

Nasional

Jadwal Resmi Pengangkatan PPPK Tahap 1 dan 2 2025 Ditetapkan: Tuntas Bulan Ini
Tampilan depan Suzuki Fronx dengan desain sporty dan elegan .Penjualan.

Nasional

Penjualan Suzuki Tembus Tinggi, Pangsa Pasar Stabil
Ilustrasi kalender dengan penanda tanggal long weekend 2026

Nasional

Kapan Long Weekend Usai Paskah 2026? Cek Jadwal