Jakarta, iNBrita.com — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Sufmi Dasco Ahmad, menerima langsung aspirasi pekerja Mie Sedaap terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK). Setelah menerima laporan tersebut, Dasco segera menghubungi dan berkoordinasi dengan manajemen perusahaan.
Dalam pertemuan itu, manajemen menyatakan komitmennya untuk menghentikan rencana PHK. Dasco menegaskan DPR meminta perusahaan tidak melakukan PHK, terutama menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, saat kebutuhan ekonomi pekerja meningkat.
Ia menilai perusahaan seharusnya menjaga stabilitas ketenagakerjaan pada momen menjelang Lebaran. Karena itu, DPR mendorong manajemen agar memberikan kepastian kerja kepada para karyawan. Pihak perusahaan kemudian menyatakan akan menyetop PHK dan tidak lagi melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan Mie Sedaap.
Sebelumnya, isu mengenai ratusan karyawan yang dirumahkan mencuat di media sosial. Publik menyebut PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur, merumahkan sekitar 400–500 pekerja. Sejumlah warganet bahkan menuding perusahaan ingin menghindari kewajiban membayar tunjangan hari raya (THR).
Menanggapi isu tersebut, manajemen perusahaan membantah tudingan itu. Perusahaan menjelaskan bahwa mereka menyesuaikan kapasitas produksi karena perubahan permintaan pasar. Manajemen menilai langkah penyesuaian operasional sebagai hal yang lazim dalam industri manufaktur padat karya guna menjaga keberlangsungan usaha.
Dengan adanya komitmen tersebut, DPR berharap pekerja dapat kembali bekerja dengan tenang dan perusahaan menjaga situasi tetap kondusif menjelang Ramadan dan Lebaran.













