Serangan Udara Junta Myanmar Hantam Pasar Rakhine

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deretan rudal permukaan-ke-udara terlihat siap diluncurkan dari kendaraan militer, sementara seorang tentara mengawasi di sampingny

Deretan rudal permukaan-ke-udara terlihat siap diluncurkan dari kendaraan militer, sementara seorang tentara mengawasi di sampingny

Naypyitaw, iNBrita.comPasukan junta terus berhadapan dengan kelompok bersenjata etnis minoritas dan gerilyawan pro-demokrasi yang menentang kekuasaan militer.

Tentara Arakan melaporkan kepada AFP bahwa serangan udara pada Selasa (24/2) menimpa pasar di desa Yoe Ngu, Rakhine, menewaskan 17 warga sipil, termasuk pedagang, pembeli, dan anggota keluarga mereka.

Kelompok sukarelawan Asosiasi Pemuda Ponnagyun (PYA) menyebut jumlah korban tewas mencapai 18 orang. Mereka menambahkan bahwa serangan udara memicu kebakaran hebat dan menghancurkan banyak bangunan di sekitar pasar. Beberapa kios dan rumah runtuh, sementara bara api menyebar, mengancam keselamatan warga.

Baca Juga :  Komitmen dan Alasan Antos Bersama Lendra.

Ketua PYA, Pyae Phyo Naing, yang tiba di lokasi setelah serangan, menggambarkan situasi mengerikan: “Empat atau lima bangunan terbakar dan banyak bangunan hancur.” Ia menambahkan, “Beberapa orang menangis, sementara banyak mayat bergelimpangan di area tersebut.” Naing juga menyebut warga berlari menjauh karena beberapa rumah masih terbakar ketika mereka tiba.

Baca Juga :  Imigrasi Kerinci Gelar Bakti Sosial untuk Lansia dan Balita

Hingga kini, juru bicara junta belum memberikan pernyataan resmi. Penduduk lokal terus mengevakuasi korban dan memadamkan api. Serangan ini menambah daftar panjang penderitaan warga sipil di Rakhine dan menegaskan eskalasi kekerasan dalam perang sipil yang telah berlangsung bertahun-tahun, meninggalkan trauma mendalam bagi masyarakat yang terjebak di tengah konflik.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Krisis Energi Asia Akibat Perang Iran Meluas
Megawati Hangestri Pertiwi Kembali Berkarier di Liga Voli Korea
China Jatuhkan Hukuman Berat untuk Eks Menteri Pertahanan
Kapal Tanker China Diserang di Selat Hormuz
WHO Investigasi Wabah Hantavirus di Kapal Atlantik
Chelsea Akhiri Kerja Sama Maresca Konflik Internal
Dua Karya Indonesia Tampil di Biennale Venesia 2026
Presiden Prabowo Disambut Meriah Diaspora Indonesia di Filipina
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:00 WIB

Krisis Energi Asia Akibat Perang Iran Meluas

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

Megawati Hangestri Pertiwi Kembali Berkarier di Liga Voli Korea

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:00 WIB

China Jatuhkan Hukuman Berat untuk Eks Menteri Pertahanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00 WIB

Kapal Tanker China Diserang di Selat Hormuz

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:00 WIB

WHO Investigasi Wabah Hantavirus di Kapal Atlantik

Berita Terbaru

Bupati Monadi membuka Jambore Pramuka Kerinci 2026 di Siulak

KERINCI

Bupati Monadi Membuka Jambore Pramuka Kerinci 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:00 WIB

Perbanas mengkaji pengembangan asuransi siber untuk melindungi sektor perbankan dari meningkatnya serangan siber di Indonesia.

Ekonomi

Indonesia Masuk Target Siber, Perbanas Siapkan Asuransi Bank

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:00 WIB

Harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas terpantau stabil pada 14 Mei 2026.

Ekonomi

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Stabil 14 Mei 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:00 WIB

Tim SD Islam Mutiara Al Madani bersama Wakil Wali Kota Sungai Penuh (14/5/2026)

Pendidikan

SD Islam Mutiara Al Madani Wakili Sungai Penuh di JSFL Jambi

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Wali Kota Alfin menghadiri Musda VI PPNI Sungai Penuh, Kamis (14/5/2026)

SUNGAI PENUH

Wali Kota Alfin Dorong PPNI Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:00 WIB