Home / Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:00 WIB

Remaja Penjaga Kursi Pijat Menangis Dituduh Curi Gelang

Penjaga kursi pijat di stasiun Gubeng Surabaya menangis dituduh mencuri gelang emas milik ibu-ibu (tangkapan layar)

Penjaga kursi pijat di stasiun Gubeng Surabaya menangis dituduh mencuri gelang emas milik ibu-ibu (tangkapan layar)

Jakarta, iNBrita.com — Seorang remaja penjaga kursi pijat berinisial A (17) menangis saat bertugas di Stasiun Gubeng setelah seorang pelanggan menuduhnya mencuri gelang emas. Video yang memperlihatkan A menangis di belakang kursi pijat kemudian viral di media sosial. Setelah selesai menggunakan layanan tersebut, pelanggan itu mengaku kehilangan gelang emasnya.

Leader Kursi Sehat di lokasi itu, Echa, kemudian memeriksa rekaman CCTV untuk memastikan kejadian sebenarnya. Rekaman tersebut menunjukkan bahwa A hanya mengarahkan pelanggan sesuai prosedur kerja dan tidak memaksa.

“Di CCTV terlihat A hanya memberi arahan sesuai SOP, bukan memaksa. Dari awal juga terlihat pelanggan hanya memakai satu gelang,” jelas Echa.

Pelanggan Tetap Bersikeras

Pada malam hari, pelanggan tersebut kembali datang ke lokasi dan meminta pengelola memeriksa kantong A. Ia mengaku curiga karena melihat A tampak gugup saat kejadian berlangsung.

Pengelola kemudian memeriksa seluruh kantong A di depan pelanggan tersebut, tetapi mereka tidak menemukan gelang emas yang ia laporkan hilang.

Sementara itu, video yang beredar di media sosial memperlihatkan A jongkok di belakang kursi pijat sambil menangis. Echa menjelaskan bahwa A merasa syok karena ia baru pertama kali bekerja dan langsung menghadapi tuduhan pencurian.

Korban Tuduhan Menolak Mengaku

Pelanggan itu bahkan sempat meminta A mengaku telah mengambil gelangnya. Ia juga menawarkan imbalan dan berjanji tidak akan melaporkan kejadian tersebut ke polisi jika A mengaku.

Hingga saat ini pelanggan tersebut belum melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Sementara itu, pengelola kursi pijat menyatakan siap menempuh langkah hukum jika tuduhan tersebut tidak terbukti.

Untuk menenangkan kondisinya, pengelola meminta A beristirahat di rumah selama dua hari setelah kejadian tersebut.

(eny)

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Terima Kasih, Pak Polisi…! Tangis Haru Seorang Ibu Kepada Polres Kerinci
Wako Alfin bertemu Sales Brand Manager Pertamina bahas stok BBM dan LPG 3 kg.

Daerah

Bertemu Pertamina, Wako Alfin Ajukan Stok BBM LPG

Daerah

Manfaatkan TKD ,BUMDes Sungai Rumpun Panen Kentang Perdana
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh ajak masyarakat lawan hari korupsi saat Hakordia 2025.

Daerah

Hari Antikorupsi Sedunia, Hutri Randa Dorong Transparansi
Penari Ronggeng Gunung menari tarian tradisional Sunda di Jawa Barat

Daerah

Ronggeng Gunung, Tarian Sunda Pemersatu Masyarakat
Sekda Alpian menyerahkan bantuan kemanusiaan Pemkot Sungai Penuh kepada warga terdampak bencana di Sumatera Barat.

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Salurkan Bantuan ke Sumatera Barat

Daerah

Organisasi Minang Kerinci Kembali Mengadakan Sunatan Massal Gratis ke IX
Wako Alfin bertemu Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta membahas dukungan penanganan sampah untuk Sungai Penuh.

Daerah

Wako Alfin Temui Langsung Menteri LH Bahas Sampah