Remaja Penjaga Kursi Pijat Menangis Dituduh Curi Gelang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjaga kursi pijat di stasiun Gubeng Surabaya menangis dituduh mencuri gelang emas milik ibu-ibu (tangkapan layar)

Penjaga kursi pijat di stasiun Gubeng Surabaya menangis dituduh mencuri gelang emas milik ibu-ibu (tangkapan layar)

Jakarta, iNBrita.com — Seorang remaja penjaga kursi pijat berinisial A (17) menangis saat bertugas di Stasiun Gubeng setelah seorang pelanggan menuduhnya mencuri gelang emas. Video yang memperlihatkan A menangis di belakang kursi pijat kemudian viral di media sosial. Setelah selesai menggunakan layanan tersebut, pelanggan itu mengaku kehilangan gelang emasnya.

Leader Kursi Sehat di lokasi itu, Echa, kemudian memeriksa rekaman CCTV untuk memastikan kejadian sebenarnya. Rekaman tersebut menunjukkan bahwa A hanya mengarahkan pelanggan sesuai prosedur kerja dan tidak memaksa.

“Di CCTV terlihat A hanya memberi arahan sesuai SOP, bukan memaksa. Dari awal juga terlihat pelanggan hanya memakai satu gelang,” jelas Echa.

Baca Juga :  Kejari Sungai Penuh Lelang Hasil Rampasan Negara Untuk Umum

Pelanggan Tetap Bersikeras

Pada malam hari, pelanggan tersebut kembali datang ke lokasi dan meminta pengelola memeriksa kantong A. Ia mengaku curiga karena melihat A tampak gugup saat kejadian berlangsung.

Pengelola kemudian memeriksa seluruh kantong A di depan pelanggan tersebut, tetapi mereka tidak menemukan gelang emas yang ia laporkan hilang.

Sementara itu, video yang beredar di media sosial memperlihatkan A jongkok di belakang kursi pijat sambil menangis. Echa menjelaskan bahwa A merasa syok karena ia baru pertama kali bekerja dan langsung menghadapi tuduhan pencurian.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Kunjungi IKN Nusantara Pertama Kali

Korban Tuduhan Menolak Mengaku

Pelanggan itu bahkan sempat meminta A mengaku telah mengambil gelangnya. Ia juga menawarkan imbalan dan berjanji tidak akan melaporkan kejadian tersebut ke polisi jika A mengaku.

Hingga saat ini pelanggan tersebut belum melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Sementara itu, pengelola kursi pijat menyatakan siap menempuh langkah hukum jika tuduhan tersebut tidak terbukti.

Untuk menenangkan kondisinya, pengelola meminta A beristirahat di rumah selama dua hari setelah kejadian tersebut.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Raharja Pastikan Hak Korban Tragedi Tol Pekanbaru-Dumai
Dua Pelajar Tewas Tenggelam Saat Liburan di Simalungun
Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci
Dedi Mulyadi Guyur Rp1 Miliar untuk Juara Persib Bandung
Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan
RSUD Mayjen Thalib Hadirkan Layanan Prioritas Rawat Jalan
Satpam Medan Dibegal, Ditembak Peluru Masih Bersarang
Pria dari Jawa Pingsan Bawa Uang Mainan Rp230 Juta
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:00 WIB

Jasa Raharja Pastikan Hak Korban Tragedi Tol Pekanbaru-Dumai

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:00 WIB

Dua Pelajar Tewas Tenggelam Saat Liburan di Simalungun

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:00 WIB

Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:00 WIB

Dedi Mulyadi Guyur Rp1 Miliar untuk Juara Persib Bandung

Senin, 25 Mei 2026 - 17:00 WIB

Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan

Berita Terbaru

Dokumentasi kegiatan bakti sosial sunatan massal di Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Dukung Bakti Sosial Sunatan Massal Minker

Selasa, 7 Jul 2026 - 13:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa menghadiri Festival Kenduri Sko Lima Desa di Tanjung Pauh Mudik, Kerinci, Minggu (5/7/2026).

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Hadiri Festival Kenduri Sko Tanjung Pauh

Senin, 6 Jul 2026 - 19:00 WIB

Wako Alfin menerima gelar adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh.

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Gelar Adat Perkuat Pelestarian Budaya

Sabtu, 4 Jul 2026 - 16:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa bersama pimpinan dan anggota DPRD menghadiri puncak Kenduri Sko Enam Luhah di Anjungan Utama Tanah Mendapo, Sungai Penuh, Sabtu (4/7/2026).

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Puncak Kenduri Sko Enam Luhah

Sabtu, 4 Jul 2026 - 15:00 WIB