Makna dan Tradisi Lebaran Ketupat di Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketupat tradisional yang dibungkus janur, simbol hati bersih dan kesederhanaan dalam perayaan Syawal

Ketupat tradisional yang dibungkus janur, simbol hati bersih dan kesederhanaan dalam perayaan Syawal

Jakarta, iNBrita.com — Di Indonesia, masyarakat merayakan Lebaran Ketupat atau Kupatan setelah perayaan Idulfitri. Biasanya, mereka melaksanakan tradisi ini pada hari kedelapan bulan Syawal, bertepatan dengan selesainya puasa enam hari di bulan Syawal. Dengan demikian, momen ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga sarat makna sosial dan keagamaan.

Dalam perayaannya, warga makan bersama ketupat, berdoa secara bersama, dan menjalin silaturahmi antarwarga. Kegiatan ini menegaskan kebersamaan sekaligus rasa syukur setelah mereka menjalani ibadah puasa Ramadan dan Syawal. Selain itu, tradisi ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mempererat hubungan keluarga, tetangga, dan kerabat.

Kapan Lebaran Ketupat 2026?

Tanggal Lebaran Ketupat berbeda-beda, karena masing-masing kelompok masyarakat menetapkan awal Syawal secara berbeda.

  • Jika mengikuti Muhammadiyah: Mereka menetapkan 1 Syawal 1447 H pada 20 Maret 2026 → Lebaran Ketupat jatuh pada 27 Maret 2026.
  • Sementara itu, jika mengikuti pemerintah RI: Mereka menetapkan 1 Syawal 1447 H pada 21 Maret 2026 → Lebaran Ketupat jatuh pada 28 Maret 2026.
Baca Juga :  PO Ayu Alihkan Rute Padang Lewat Jalur Pesisir

Oleh karena itu, perbedaan tanggal ini wajar. Selain itu, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat fleksibel dalam menentukan awal bulan Hijriah sesuai metode masing-masing.

Sejarah dan Filosofi

Masyarakat meyakini tradisi ini sudah ada sejak masa Wali Songo, terutama Sunan Kalijaga, yang memanfaatkan budaya lokal untuk berdakwah di Jawa. Dengan kata lain, Sunan Kalijaga menggunakan ketupat sebagai simbol pendekatan Islam yang harmonis dengan budaya setempat, sehingga masyarakat menerima ajaran agama tanpa menghapus tradisi lokal.

Baca Juga :  Legenda Danau Kembar Jadi Daya Tarik Solok

Secara filosofis:

  • Pertama, kata “ketupat” dalam bahasa Jawa berarti ngaku lepat, yang mengajak manusia mengakui kesalahan dan saling memaafkan setelah Idulfitri.
  • Kedua, bentuk ketupat yang dibungkus janur melambangkan kerumitan kesalahan manusia, sementara nasi putih di dalamnya melambangkan hati yang bersih setelah mereka memohon ampun kepada Allah.

Selain makna spiritual, tradisi ini menekankan nilai sosial, karena masyarakat mempererat silaturahmi, berbagi makanan, dan memperkuat solidaritas. Dengan demikian, Lebaran Ketupat menunjukkan bagaimana masyarakat Indonesia mengembangkan Islam secara harmonis dengan budaya lokal, sambil menekankan kebersamaan, kesederhanaan, dan rasa syukur.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia
Batik Air Buka Penerbangan Langsung Jakarta–Muara Bungo
Italia Kuasai Daftar Kedai Kopi Paling Unik Dunia
Pariwisata Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2026
Ubud Bali Dari Desa Sunyi Jadi Ikon Dunia
Wisata Musim Semi Korea Selatan Favorit Turis Indonesia
Belitung Buka Penerbangan Internasional Dorong Pariwisata
Pemprov Jabar Kukuhkan 18 Mei Hari Tatar Sunda
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:00 WIB

Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:00 WIB

Batik Air Buka Penerbangan Langsung Jakarta–Muara Bungo

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:00 WIB

Italia Kuasai Daftar Kedai Kopi Paling Unik Dunia

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:00 WIB

Pariwisata Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ubud Bali Dari Desa Sunyi Jadi Ikon Dunia

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Rumah. (Dok: Freepik)

Nasional

KPR Mahal Bikin Milenial Menyerah Beli Rumah

Rabu, 3 Jun 2026 - 11:00 WIB

Prabowo copot Dadan Hindayana, Nanik Deyang ditunjuk pimpin BGN baru. ( Foto Dok Polri)

Nasional

Prabowo Copot Dadan Hindayana Dari Jabatan BGN

Rabu, 3 Jun 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi penukaran kode redeem Free Fire untuk hadiah gratis.

Game

Kode Redeem FF 3 Juni 2026 Hadiah Gratis Lengkap

Rabu, 3 Jun 2026 - 06:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH bersama Wali Kota Jambi Maulana saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tata kelola pemerintahan daerah dalam rangka Hari Jadi ke-625 Kota Jambi dan HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi.( Foto Prokopim Kota Sungai Penuh)

SUNGAI PENUH

Wali Kota Alfin Teken MoU Dengan Kota Jambi

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:00 WIB

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko Sutarto, melakukan serah terima cendera mata dan salam komando bersama Kepala Perwakilan BI Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, di Pontianak. (Foto: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak)

Nasional

Sinergi BI dan BPJS Perkuat Ekonomi UMKM

Rabu, 3 Jun 2026 - 04:00 WIB