Nusaibah Binti Kaab Perisai Rasulullah di Perang Uhud

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi keberanian Nusaibah binti Ka'ab saat menghadapi musuh di Perang Uhud.

Ilustrasi keberanian Nusaibah binti Ka'ab saat menghadapi musuh di Perang Uhud.

Perempuan Tangguh di Medan Perang Uhud

Jakarta, iNBrita.com — Sekitar 14 abad silam, di tengah panasnya Perang Uhud, seorang perempuan tangguh mengukir sejarah keberanian. Dia adalah Nusaibah binti Ka’ab, yang dikenal sebagai Ummu Imarah.

Pada awalnya, Nusaibah datang bukan untuk bertempur. Ia membantu pasukan Muslim dengan memberi minum dan merawat prajurit yang terluka. Namun kemudian, kondisi medan perang berubah drastis dan mengancam keselamatan Nabi Muhammad.

Berani Angkat Senjata Demi Rasulullah

Melihat situasi itu, Nusaibah segera mengambil tindakan. Ia meraih senjata, mengikat pakaiannya agar leluasa bergerak, lalu maju ke garis depan. Ia secara langsung menghadang serangan musuh demi melindungi Rasulullah.

Baca Juga :  Hujan dalam Islam Rahmat Allah dan Waktu Mustajab

Dalam pertempuran sengit tersebut, Nusaibah bertarung tanpa gentar. Ia menerima banyak luka akibat serangan bertubi-tubi. Tercatat, ia mengalami hingga 13 luka di tubuhnya. Selain itu, Ibnu Qam’ah melancarkan serangan keras yang menyebabkan luka paling parah saat mencoba membunuh Rasulullah.

Meski mengalami luka berat, Nusaibah tidak mundur. Ia mengikat luka di tengkuknya dengan kain, lalu kembali berdiri dan terus melindungi Rasulullah tanpa memedulikan rasa sakit.

Pujian Langsung dari Rasulullah

Sementara itu, keberanian Nusaibah menarik perhatian Rasulullah.

Aksi heroik tersebut mengangkat nama Nusaibah sebagai “Perisai Rasulullah”. Ia menjadi satu-satunya perempuan yang turun langsung bertempur untuk membela Nabi dalam peristiwa itu.

Baca Juga :  Kode Redeem FF 2026 Event Kebangkitan Jujutsu

Lanjutan Peristiwa Setelah Uhud

Peristiwa Perang Uhud berlangsung pada bulan Syawal tahun ketiga Hijriah. Setelah itu, kaum musyrik merencanakan serangan lanjutan pada tahun berikutnya. Namun, mereka membatalkan rencana tersebut. Kemudian, pada tahun kelima Hijriah, mereka kembali menyerang dalam pertempuan besar yang dikenal sebagai Perang Khandaq.

Dengan demikian, kisah Nusaibah binti Ka’ab menunjukkan keberanian nyata di medan perang. Ia membuktikan bahwa iman yang kuat mampu mendorong seseorang bertindak tegas, bahkan dalam situasi paling berbahaya sekalipun.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Larangan Potong Kuku dan Rambut Saat Kurban
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Lewat Sidang Isbat
Sedekah Subuh Dianjurkan Setelah Sholat Ini Penjelasan
Rahmat Allah Turun Lewat Kebaikan pada Makhluk
Bukit Shafa Marwah Simbol Keteguhan Seorang Ibu
Mbah Mardijiyono Usia 103 Tahun Berangkat Haji ke Madinah
Kisah Nabi Idris AS Diangkat ke Langit Tinggi
Cara Rasulullah SAW Membangun Kemandirian dari Kemiskinan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 04:00 WIB

Larangan Potong Kuku dan Rambut Saat Kurban

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:00 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Lewat Sidang Isbat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 04:00 WIB

Sedekah Subuh Dianjurkan Setelah Sholat Ini Penjelasan

Jumat, 8 Mei 2026 - 04:00 WIB

Rahmat Allah Turun Lewat Kebaikan pada Makhluk

Kamis, 7 Mei 2026 - 04:00 WIB

Bukit Shafa Marwah Simbol Keteguhan Seorang Ibu

Berita Terbaru

Peserta Latsar CPNS Pemkot Sungai Penuh mengikuti pembinaan ASN BerAKHLAK.

SUNGAI PENUH

Pemkot Sungai Penuh Tingkatkan Profesionalisme ASN

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00 WIB

Poster resmi Luhah Rio Jayo yang menampilkan tokoh adat serta ajakan menyukseskan Kenduri Sko pada Juli 2026

SUNGAI PENUH

Kenduri Sko Enam Luhah Hidupkan Warisan Adat Leluhur

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid dan BYD M6 bersaing di segmen mobil keluarga elektrifikasi dengan teknologi berbeda

Teknologi

Veloz Hybrid vs BYD M6, Duel MPV Elektrifikasi

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

Harga emas Antam turun pada perdagangan Senin (18/5), sementara harga buyback ikut melemah.

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun, Buyback Ikut Melemah

Senin, 18 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diskominfo Kerinci menerapkan Simpers untuk mempercepat digitalisasi pelayanan publik, Senin (18/5/2026).

KERINCI

Diskominfo Kerinci Modernisasi Sistem Kerja Sama Media

Senin, 18 Mei 2026 - 13:00 WIB