Jakarta, iNBrita.com – Sebuah riwayat hadits shahih menggambarkan betapa luasnya rahmat Allah SWT kepada hamba-Nya, bahkan kepada seorang pendosa. Kisah ini menunjukkan bahwa Allah menerima amal kecil yang dilakukan dengan keikhlasan dan kasih sayang.
Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW menceritakan sebuah peristiwa. Pada suatu waktu, seekor anjing berputar di sekitar sebuah sumur dalam kondisi sangat kehausan hingga hampir tidak mampu bertahan hidup. Pada saat yang sama, seorang perempuan dari Bani Israil melintas di tempat itu. Perempuan tersebut dikenal sebagai seorang pelacur.
Perempuan itu melihat kondisi anjing yang sangat lemah. Ia segera merasa iba dan mengambil tindakan. Ia melepas sepatu kulit yang ia pakai, lalu menggunakannya untuk mengambil air dari sumur. Setelah itu, ia memberikan air tersebut kepada anjing yang kehausan hingga hewan itu kembali mendapatkan kekuatan.
Allah SWT menerima perbuatan kecil itu sebagai amal besar. Allah mengampuni dosa perempuan tersebut dan melimpahkan rahmat-Nya kepadanya. Kisah ini menegaskan bahwa Allah dapat menghapus dosa melalui satu tindakan kebaikan yang tulus.
Rasulullah SAW bersabda:
“Ketika seekor anjing berputar di sekitar sumur dan hampir mati karena kehausan, seorang perempuan dari Bani Israil yang berbuat dosa melihatnya. Ia melepas sepatu kulitnya lalu memberi minum kepada anjing itu, maka Allah mengampuninya karena perbuatan tersebut.” (HR. Bukhari)
Kisah Laki-laki yang Menolong Anjing yang Kehausan
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga menceritakan kisah seorang laki-laki yang berjalan dalam kondisi sangat haus. Ia kemudian menemukan sebuah sumur dan langsung meminum air darinya untuk menghilangkan dahaganya. Setelah itu, ia melihat seekor anjing yang sangat kehausan hingga menjulurkan lidahnya karena lemah.
Laki-laki itu merasa iba dan menyadari penderitaan yang sama seperti dirinya. Ia kemudian mengambil air menggunakan alas kakinya, lalu naik dan memberikan minum kepada anjing tersebut. Allah SWT kemudian mengampuni dosanya karena perbuatan itu.
Rasulullah SAW menjelaskan kepada para sahabat bahwa setiap kebaikan yang diberikan kepada makhluk hidup akan mendatangkan pahala. Beliau menegaskan bahwa setiap makhluk bernyawa yang menerima kebaikan menjadi sebab turunnya ganjaran dari Allah SWT.
Peringatan dari Kisah Penelantaran Hewan
Sebagai penguat, Rasulullah SAW juga menyampaikan kisah seorang wanita yang masuk neraka karena menelantarkan seekor kucing. Wanita itu tidak memberi makan dan tidak melepaskannya untuk mencari makan hingga kucing tersebut mati.
Kisah-kisah ini menegaskan bahwa Allah mencatat setiap perbuatan terhadap makhluk hidup. Oleh karena itu, Islam mendorong setiap manusia untuk berbuat baik kepada semua makhluk tanpa terkecuali.
Wallahu a’lam bishawab.
(eny)









