Manfaat Jahe Pagi Hari untuk Kesehatan Tubuh

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jahe segar yang ditampilkan dalam bentuk utuh dan irisan tipis untuk menunjukkan tekstur dan warna alaminya.

Jahe segar yang ditampilkan dalam bentuk utuh dan irisan tipis untuk menunjukkan tekstur dan warna alaminya.

iNBrita.comJahe mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti gingerol, shogaol, minyak esensial, dan polifenol. Senyawa ini bekerja aktif sebagai antioksidan, membantu melancarkan sirkulasi darah, dan menekan peradangan ringan. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa jahe dapat membantu meredakan mual serta mendukung peningkatan metabolisme gula dan lemak dalam tubuh. Karena itu, banyak orang memilih mengonsumsi jahe di pagi hari untuk mendapatkan manfaat kesehatannya.

1. Manfaat kesehatan jahe di pagi hari

1.1 Jahe menghangatkan tubuh dan melancarkan sirkulasi darah

Jahe membantu tubuh menghasilkan rasa hangat melalui kerja gingerol yang melebarkan pembuluh darah kecil. Proses ini meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh dan dapat membuat suhu kulit sedikit naik. Orang yang sering merasa dingin, mudah lelah saat pagi hari, atau memiliki tekanan darah rendah dapat merasakan tubuh lebih segar setelah mengonsumsi jahe dalam sarapan, misalnya dalam teh jahe atau bubur jahe. Namun, efek ini hanya bersifat pendukung dan tidak menggantikan terapi medis.

Baca Juga :  PJ Bupati Asraf : Untuk Maju ASN Harus Siap Menerima Kritikan

1.2 Jahe membantu mengontrol gula darah dan lemak

Beberapa penelitian selama 8–12 minggu menunjukkan bahwa konsumsi 2–4 gram jahe per hari dapat membantu menurunkan kadar gula darah puasa, HbA1c, trigliserida, dan kolesterol total pada sebagian orang. Jahe bekerja melalui efek antioksidan dan antiinflamasi serta meningkatkan sensitivitas insulin. Meski demikian, jahe hanya berperan sebagai pendukung pola makan sehat, bukan pengganti obat diabetes atau penurun kolesterol.

1.3 Jahe mendukung sistem pencernaan

Jahe merangsang produksi air liur dan cairan lambung sehingga tubuh lebih mudah mencerna makanan. Orang yang sering mengalami kembung, mual ringan, atau tidak nyaman setelah makan dapat merasakan perbaikan gejala saat mengonsumsi jahe matang di pagi hari. Jahe juga membantu mengurangi mual akibat perjalanan atau kondisi tertentu jika digunakan dengan tepat.

2. Cara aman mengonsumsi jahe di pagi hari

2.1 Hindari jahe mentah saat perut kosong

Jahe mentah dapat mengiritasi lambung jika seseorang mengonsumsinya saat perut kosong, terutama pada penderita maag atau refluks asam. Lebih aman jika seseorang mengolah jahe terlebih dahulu, misalnya menjadi teh jahe, sup, atau bubur.

Baca Juga :  Makanan Sehat untuk Mencegah Batu Empedu Cepat

2.2 Gunakan dalam jumlah yang tepat

Orang dewasa sebaiknya mengonsumsi sekitar 3–5 gram jahe segar per hari. Konsumsi berlebihan tidak meningkatkan manfaat, tetapi justru dapat memicu rasa panas di perut, sembelit, atau gangguan pencernaan.

2.3 Perhatikan kondisi kesehatan tertentu

Beberapa kelompok perlu berhati-hati, seperti penderita gastritis, tukak lambung, refluks asam, serta orang yang menggunakan obat pengencer darah. Mereka juga yang memiliki penyakit hati berat atau gejala tubuh “panas” sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin mengonsumsi jahe.

Kesimpulan

Jahe memberikan banyak manfaat jika seseorang mengonsumsinya dengan cara yang tepat. Penggunaan jahe yang teratur, dalam jumlah wajar, dan sesuai kondisi tubuh dapat membantu meningkatkan kesehatan, terutama sebagai bagian dari pola hidup sehat yang seimbang.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahasia Umur Panjang Orang Jepang dengan Senam Lima Menit
Cara Mencegah Prediabetes Agar Terhindar dari Diabetes
Telur Omega-3 Apakah Lebih Rendah Kolesterol Faktanya
8 Minuman Pagi Berbahaya yang Wajib Anda Hindari
Waspadai Lima Makanan Pemicu Hipertensi dan Stroke
BPOM Pastikan Terapi Nikotin Aman untuk Berhenti Merokok
Waspadai Gejala Kolesterol Tinggi yang Muncul di Kaki
Konsumsi Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:00 WIB

Rahasia Umur Panjang Orang Jepang dengan Senam Lima Menit

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:00 WIB

Cara Mencegah Prediabetes Agar Terhindar dari Diabetes

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Telur Omega-3 Apakah Lebih Rendah Kolesterol Faktanya

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:00 WIB

8 Minuman Pagi Berbahaya yang Wajib Anda Hindari

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:00 WIB

Waspadai Lima Makanan Pemicu Hipertensi dan Stroke

Berita Terbaru

Ishak (76) berjuang melawan stroke di tengah keterbatasan hidup. (Istimewa)

KERINCI

Ishak Berjuang Melawan Stroke di Tengah Keterbatasan Hidup

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:00 WIB

Foto: Ilustrasi Trading (Istimewa)

Ekonomi

Harga Emas Naik Tajam, Investor Berburu Logam Mulia

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:00 WIB

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Kuasai Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok Tajam Hari Ini, Saatnya Beli?

Kamis, 11 Jun 2026 - 14:00 WIB

Masyarakat Luhah Rio Jayo mengikuti latihan pencak silat dan tari Yo-Yo sebagai persiapan Kenduri Sko yang akan digelar pada 4–5 Juli 2026 di Sungai Penuh.(Foto : Sekretariat Luhah Rio Jayo)

SUNGAI PENUH

Latihan Pencak Silat Rio Jayo Sambut Kenduri Sko

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:00 WIB