Wabah Hantavirus di Kapal Atlantik Tewaskan Tiga Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal Atlantik Tewaskan Tiga Penumpang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kapal pesiar. (AFP/SEBASTIEN SALOM-GOMIS)

Ilustrasi kapal pesiar. (AFP/SEBASTIEN SALOM-GOMIS)

Jakarta, iNBrita.com  — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan insiden kesehatan serius di kapal pesiar MV Hondius yang tengah melintasi Samudra Atlantik. Dalam insiden tersebut, petugas mencatat tiga orang meninggal dunia, sementara laboratorium telah mengonfirmasi satu kasus infeksi Hantavirus.

WHO menjelaskan bahwa tim medis menangani enam orang yang terdampak. Dari jumlah tersebut, petugas kesehatan masih mengawasi lima orang sebagai suspek, sementara satu pasien telah dipastikan terinfeksi Hantavirus. Di sisi lain, tiga orang meninggal dunia, dan tenaga medis merawat satu pasien lainnya secara intensif di Afrika Selatan.

Perjalanan Kapal dan Awal Kejadian

Peristiwa ini terjadi saat kapal MV Hondius berlayar dari Ushuaia, Argentina, menuju Tanjung Verde. Sementara itu, otoritas kesehatan Afrika Selatan mengonfirmasi bahwa tenaga medis di Johannesburg telah menyatakan seorang pasien positif Hantavirus, yaitu kelompok virus yang dapat menyebabkan demam berdarah virus atau viral hemorrhagic fever.

Berdasarkan laporan sumber terkait, korban meninggal termasuk pasangan suami istri asal Belanda. Pertama, petugas kapal menemukan sang suami berusia 70 tahun meninggal di atas kapal, kemudian tim memindahkan jenazahnya ke Pulau Saint Helena. Selanjutnya, tim evakuasi membawa istrinya yang berusia 69 tahun ke Afrika Selatan, tetapi dokter tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Selain itu, tim medis juga menangani seorang warga negara Inggris berusia 69 tahun di Johannesburg, namun ia juga meninggal dunia.

Baca Juga :  5 Jembatan Terindah dan Ikonik di Asia

Berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, Hantavirus menyebar melalui hewan pengerat seperti tikus. Dengan demikian, manusia tertular ketika mereka bersentuhan dengan urine, kotoran, atau air liur hewan terinfeksi. Selain itu, penularan juga terjadi ketika seseorang menghirup debu yang mengandung partikel terkontaminasi atau terkena gigitan hewan pembawa virus.

Baca Juga :  WHO Vaksinasi 40 Ribu Anak Gaza Saat Gencatan

Respons WHO dan Investigasi

Sementara itu, WHO menyatakan bahwa pihaknya terus memantau kasus penyakit pernapasan akut berat yang muncul di kapal tersebut. “Tim kami mengoordinasikan investigasi dan respons kesehatan masyarakat internasional,” ujar juru bicara WHO seperti dikutip media internasional.

Di sisi lain, perusahaan ekspedisi Belanda Oceanwide Expeditions mengoperasikan kapal MV Hondius dengan kapasitas sekitar 170 penumpang dan 70 kru. Berdasarkan data pelacakan, petugas mencatat kapal tersebut berada di perairan dekat pelabuhan Praia, Tanjung Verde pada Minggu (3/5).

Hingga saat ini, pihak terkait masih mendiskusikan langkah isolasi bagi dua penumpang yang sakit di fasilitas kesehatan Tanjung Verde sebelum kapal melanjutkan perjalanan ke Kepulauan Canary, Spanyol. Namun demikian, Oceanwide Expeditions belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jabar Kukuhkan 18 Mei Hari Tatar Sunda
Geopark Rinjani-Lombok Raih Green Card UNESCO
Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel di Zimbabwe
Tren Pariwisata Global Bergeser ke Pengalaman Lebih Bermakna
Perubahan Iklim Picu Kemunculan Nyamuk di Islandia
Ratusan Hotel Makkah Siap Fasilitasi Jemaah Haji
Harga Bekas Ioniq 5 Turun, Pasar Semakin Dinamis
Lonjakan Wisata China Dorong Tren Hotel Ekonomi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:00 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Atlantik Tewaskan Tiga Penumpang

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00 WIB

Geopark Rinjani-Lombok Raih Green Card UNESCO

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:00 WIB

Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel di Zimbabwe

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:00 WIB

Tren Pariwisata Global Bergeser ke Pengalaman Lebih Bermakna

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

Perubahan Iklim Picu Kemunculan Nyamuk di Islandia

Berita Terbaru

ilustrasi Smartphone dengan aplikasi game penghasil koin

Ekonomi

Game Penghasil Saldo DANA Tercepat Tanpa Modal

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00 WIB

Pemakaman dr Myta Aprilia Azmy di TPU Simpang Pendagan, OKU Selatan, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Tribun Jambi)

Jambi

Anggota DPR Desak Investigasi Kematian Dokter Jambi

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:00 WIB

Wali Kota Alfin menerima kunjungan DPD RI dan OJK bahas pengembangan UMKM di Sungai Penuh, Selasa (5/5).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima DPD RI dan OJK Bahas UMKM

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:00 WIB

Asisten II Setda Kota Sungai Penuh menghadiri PKU Akbar PNM Mekaar di DEJ Convention Hall, Selasa (05/05/2026), untuk mendorong penguatan UMKM.

SUNGAI PENUH

Penguatan Kapasitas UMKM Dorong Ekonomi Sungai Penuh

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi daging ayam  sebagai salah satu komoditas yang memengaruhi inflasi di Sumatera Barat.

Ekonomi

Harga Emas dan Ayam Dorong Inflasi Sumbar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB