Dua Karya Indonesia Tampil di Biennale Venesia 2026

Dua Karya Indonesia Tampil di Biennale Venesia 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Artistik dan Produser Independen Bumi Purnati Indonesia, Restu Kusumaningrum usai sesi jumpa pers di Kediaman Duta Besar Italia di Jakarta, Kamis 7 Mei 2026 (Foto:RRI/Fathiyah Nur Zalfa)

Direktur Artistik dan Produser Independen Bumi Purnati Indonesia, Restu Kusumaningrum usai sesi jumpa pers di Kediaman Duta Besar Italia di Jakarta, Kamis 7 Mei 2026 (Foto:RRI/Fathiyah Nur Zalfa)

Perjalanan Indonesia Menuju Biennale Venesia 2026

Jakarta, iNBrita.com — Direktur Artistik Bumi Purnati Indonesia, Restu Kusumaningrum, mengungkap perjalanan panjang yang mengantarkan dua karya teater Indonesia tampil di La Biennale di Venezia 2026. Bumi Purnati membangun jaringan internasional selama hampir 25 tahun untuk memperkenalkan seni dan budaya Indonesia ke berbagai negara.

Restu menilai dunia internasional masih menganggap Indonesia sebagai “blank spot” atau wilayah yang kurang terlihat di panggung seni global. Karena itu, ia terus mendorong kehadiran Indonesia dalam berbagai festival internasional.

“Suatu hari saya menerima telepon. Mereka bertanya mengapa India, Jepang, Rwanda, hingga Afrika Selatan bisa hadir di Italia, sementara Indonesia belum. Dari situ saya merasa Indonesia juga harus tampil,” ujar Restu di Kediaman Duta Besar Italia di Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga :  Pemerintah Nigeria Selamatkan 130 Siswa dari Penculikan

Kejar Tenggat Pendaftaran Festival

Restu hanya memiliki waktu 24 jam untuk menyiapkan teaser, foto pertunjukan, dan berbagai materi pendaftaran yang harus ia kirim kepada kurator serta direktur artistik festival. Ia berhasil mengirim seluruh dokumen dua jam sebelum tenggat waktu berakhir.

“Dua hari kemudian mereka kembali menelepon dan menyampaikan bahwa Indonesia lolos. Setelah itu kami menjalin komunikasi selama hampir enam bulan sebelum mulai mengumpulkan aktor dan musisi,” katanya.

Restu kemudian terbang ke Venesia untuk menghadiri konferensi pers festival dan menyaksikan langsung pengumuman program Biennale Venesia 2026. Dalam kesempatan itu, Willem Dafoe mengumumkan dua karya Indonesia, yakni Under the Volcano dan Hikayat Perahu/The Tale of Boat, sebagai bagian dari program festival.

Budaya Melayu Tarik Perhatian Kurator

Restu menilai tema “Alter-Native” yang diusung Biennale Venesia 2026 selaras dengan kekayaan budaya Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki gerak tari, musik, dan spiritualitas yang mampu menawarkan perspektif baru bagi dunia internasional.

Baca Juga :  Polisi Israel Tangkap Santa Claus Saat Natal Haifa

“Indonesia punya gerakan, tarian, dan spiritualitas sendiri yang hadir di waktu yang tepat. Mengapa tidak kita menawarkan alternatif bagi Eropa, Amerika, dan negara lain melalui budaya kita,” ujarnya.

Sebelumnya, Restu mengirim empat proposal karya kepada pihak festival. Namun, kurator akhirnya memilih Under the Volcano dan Hikayat Perahu/The Tale of Boat karena kedua karya itu merepresentasikan budaya Melayu yang jarang tampil di panggung internasional.

“Kalau budaya Jawa dan Bali mungkin sudah sering dikenal dunia. Tetapi ketika mereka melihat Hikayat Perahu dan Under the Volcano yang merepresentasikan budaya Melayu, itu menjadi sesuatu yang berbeda dan tidak biasa,” kata Restu.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Disambut Meriah Diaspora Indonesia di Filipina
Sewa Kursi Roda Masjidil Haram untuk Jemaah Haji
AS Klaim Damai Kian Dekat, Tunggu Respons Iran
AS Jalankan Project Freedom di Selat Hormuz
Gaza Hancur, Ribuan Jenazah Tertimbun Reruntuhan
Kampus Iran Diserang AS-Israel Jadi Museum Sejarah
Iran – AS bahas potensi konflik meningkat
Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026 dengan Ilustrasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:00 WIB

Dua Karya Indonesia Tampil di Biennale Venesia 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:00 WIB

Presiden Prabowo Disambut Meriah Diaspora Indonesia di Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:00 WIB

Sewa Kursi Roda Masjidil Haram untuk Jemaah Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:00 WIB

AS Klaim Damai Kian Dekat, Tunggu Respons Iran

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:00 WIB

AS Jalankan Project Freedom di Selat Hormuz

Berita Terbaru

Ambil Saldo DANA Gratis 8 Mei 2026 Sekarang, Langsung Ditransfer ke Dompet Digital Kamu! (Sumber: Canva/Muhammad Ibrahim)

Ekonomi

Saldo DANA Gratis 8 Mei 2026, Begini Cara Klaimnya

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:00 WIB

Direktur Artistik dan Produser Independen Bumi Purnati Indonesia, Restu Kusumaningrum usai sesi jumpa pers di Kediaman Duta Besar Italia di Jakarta, Kamis 7 Mei 2026 (Foto:RRI/Fathiyah Nur Zalfa)

Internasional

Dua Karya Indonesia Tampil di Biennale Venesia 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:00 WIB

Diatas kendaraan Maung, Presiden Prabowo Subianto menyapa diaspora Indonesia setibanya di Cebu, Filipina, Kamis, 7 Mei 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Internasional

Presiden Prabowo Disambut Meriah Diaspora Indonesia di Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:00 WIB

Muhammad Rizky menunjukkan salah satu kadal hasil budidayanya yang kini menjadi sumber penghasilan.

Ekonomi

Budidaya Kadal Rizky Jadi Peluang Usaha Menjanjikan

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:00 WIB

Adegan Marissa Anita sebagai Mama bersama Yusuf Mahardika sebagai Johan dalam film Crocodile Tears yang berlatar di Taman Buaya.

Entertainment

Crocodile Tears Tayang Pekan Ini Setelah Perjalanan Panjang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:00 WIB