Waspada Makanan Sehari Hari Bisa Rusak Fungsi Otak

Kenali jenis makanan yang diam-diam menurunkan daya ingat, konsentrasi, dan kesehatan otak jika dikonsumsi berlebihan setiap hari

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Otak Manusia. (Dok. Freepik)

Foto: Ilustrasi Otak Manusia. (Dok. Freepik)

5 Jenis Makanan yang Bisa Merusak Fungsi  Otak dan Perlu Kamu Batasi

Jakarta, iNBrita.com — Apa yang kamu makan setiap hari tidak hanya memengaruhi tubuh, tetapi juga memengaruhi kerja otak secara langsung. Bahkan, Dr. Uma Naidoo dari Harvard Medical School menegaskan bahwa pola makan berperan besar dalam menjaga fungsi kognitif, suasana hati, dan kesehatan mental.

Namun, beberapa jenis makanan justru menurunkan kinerja otak jika kamu mengonsumsinya terlalu sering. Akibatnya, kamu bisa mengalami penurunan konsentrasi, gangguan memori, hingga masalah suasana hati.

Karena itu, kamu perlu membatasi beberapa jenis makanan berikut agar otak tetap sehat dan bekerja optimal.

1. Minyak Nabati Olahan

Pertama, banyak orang menggunakan minyak nabati seperti minyak kedelai, jagung, canola, bunga matahari, dan biji kapas dalam masakan sehari-hari.

Namun, minyak ini mengandung omega-6 dalam jumlah tinggi. Jika kamu mengonsumsinya berlebihan, tubuh akan memicu peradangan yang dapat mengganggu fungsi otak.

Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan:

  • Minyak zaitun
  • Minyak kelapa

2. Gula Tambahan dan Pemanis Tersembunyi

Selanjutnya, otak memang menggunakan gula sebagai sumber energi. Namun, kamu yang mengonsumsi gula berlebihan justru berisiko mengalami gangguan memori.

Baca Juga :  Jakarta Alami Cuaca Panas Ekstrem, BMKG Beri Imbauan

Kelebihan gula juga menurunkan kemampuan otak dalam beradaptasi, terutama pada bagian hippocampus.

Selain makanan manis, kamu juga perlu memperhatikan gula tersembunyi pada:

  • Saus tomat
  • Saus pasta kemasan
  • Dressing salad
  • Sup instan

3. Makanan Ultra-Proses

Selain itu, banyak orang mengonsumsi makanan ultra-proses seperti nugget, sosis, dan makanan instan karena praktis.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi berlebihan makanan ini dapat mempercepat penuaan sel, meningkatkan risiko penyakit degeneratif, dan menurunkan suasana hati.

Jika kamu terus mengonsumsinya, kamu akan meningkatkan risiko gangguan kesehatan jangka panjang.

4. Pemanis Buatan

Kemudian, banyak orang memilih pemanis buatan seperti sakarin, sukralosa, dan aspartam untuk mengurangi gula.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa pemanis ini dapat mengganggu bakteri usus dan memengaruhi suasana hati.

Selain itu, aspartam juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kecemasan dan stres oksidatif di otak.

Baca Juga :  Risiko Penyakit Jantung Meningkat Akibat Duduk Terlalu Lama.

Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan:

  • Madu alami
  • Gula kelapa dalam jumlah terbatas

5. Makanan yang Digoreng

Terakhir, banyak orang menyukai makanan gorengan karena rasanya yang gurih dan renyah.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gorengan secara berlebihan menurunkan kemampuan memori dan fungsi kognitif.

Jika kamu ingin menjaga kesehatan otak, kamu sebaiknya memilih metode memasak yang lebih sehat seperti:

  • Mengukus
  • Memanggang
  • Merebus

Cara Menjaga Kesehatan Otak

Selain mengatur pola makan, kamu juga perlu rutin bergerak untuk menjaga kesehatan otak.

Kamu bisa melakukan aktivitas sederhana seperti:

  • Berjalan kaki
  • Bersepeda
  • Naik turun tangga
  • Berkebun
  • Melakukan stretching

Aktivitas ini membantu melancarkan aliran darah ke otak sehingga otak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup.

Kesimpulan

Kesimpulannya, kamu dapat menjaga kesehatan otak dengan mengatur makanan yang kamu konsumsi setiap hari. Jika kamu mengurangi makanan olahan, gula berlebih, gorengan, dan pemanis buatan, kamu akan membantu menjaga daya ingat, fokus, dan kesehatan mental dalam jangka panjang.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi
Bahaya Mikroplastik dari Dapur Ancam Kesehatan Keluarga
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:00 WIB

Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB